Angaran Pansus Hak Angket Minim, Ketua Pansus Hadirkan Kotak Donasi

0
56

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Jelang rapat Paripurna DPRD Sulsel, terkait pembacaan kesimpulan dan rekomendasi Pansus Hak angket kotak donasi anggaran Pansus Hiasi Gedung DPRD Sulsel

Kotak donasi tersebut dipasang di lantai 2 Gedung Tower DPRD Sulsel , tepatnya di dekat dari mushollah ynag ada di DPRD Sulsel.

Hadirnya kotak donasi tersebut mengibaratkan jika pansus hak Angket kekurangan anggaran dalam melakukan rapat pansus, sekaligus menepis jika adanya pemodal besar yang bermain dalam pusaran pansus angket DPRD Sulsel. 

Ketua Pansus hak angket Kadir Halid, tidak menepis isu tersebut, dimana kehadiran kotak pansus sebagai bentuk dimana DPRD memberi ruang kepada masyarakat yang ingin menambah anggaran kekuatan pansus hak angket DPRD Sulsel. 

“Benar ada kotak donasi, itu untuk mengajak masyarakat untuk dapat berkontribusi untuk proses pansus hak angket di DPRD Sulsel, sekaligus menepis isu jika adanya pemodal besar ikut bermain dalam pansus hak angket,” Kata Kadir Halid

Apalagi kata Kadir Halid, selama ini seluruh biaya panitia angket, dari sekwan DPRD, tapi ada ketakutan dari pihak sekwan karena anggaran yang disiapkan kecil 

Sehingga jika ada anggapan adanya pihak yang bermain, dan sebagai aktor digelarnya sidang hak angket, semua tidak benar. 

Hingga kata dia pengadaan kotak donasi sebagai inisiatif dirinya selaku ketua Pansus, yang mana itu untuk mengajak partisipasi sesama anggota untuk mendukung anggaran proses hak angket. 

“Ini memang inisiatifnya, dimana saya beranggapan dengan kotak donasi ini, maka mengajak para anggota DPRD dan masyarakat ikut membantu pendanaan pansus hak angket yang sudah masuk tahap final,” Kata Kadir Halid 

Kadir menambahkan anggaran proses sidang hak angket dan perjalanan dinas merupakan anggaran sidang yang disiapkan Sekwan DPRD. 

Dimana anggaran tersebut kata dia nantinya akan digunakan untuk perjalanan dinas anggota Pansus, ke Jakarta untuk menyerahkan rekomendasi ke pemerintah pusat, dan biaya mendatangkan para ahli di sidang hak angket DPRD Sulsel. 

Sekadar diketahui, dalam rentang waktu antara 8 Juli sampai 5 Agustus 2019, panitia hak angket DPRD Sulsel telah memeriksa kurang lebih 40 orang termasuk saksi ahli. Saat ini, panitia hak angket tengah berkutat menyusun kesimpulan dan rekomendasi yang dijadwalkan akan selesai pada Kamis (15/8/2019) mendatang.(***)