RS Habibie dan Ainun Jadi Rujukan Baru di Sulsel

Suriadi
Suriadi

Jumat, 23 Agustus 2019 10:10

RS Habibie dan Ainun Jadi Rujukan Baru di Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Rumah Sakit (RS) Habibie dan Ainun di Kota Parepare akan menjadi RS rujukan baru bagi pasien di wilayah Ajatappareng dan sekitarnya.

Hal tersebut berdasarkan hasil peninjuan langsung Gubernur Sulsel di gedung RS Regional Sulsel itu.

“Kalau kami di provinsi melihat kenyataan memang kita punya potensi untuk layanan kesehatan selain Makassar,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode, saat diwawancarai, di gedung RS Regional Habibie dan Ainun, Kamis (22/8).

Pembangunan RS di Parepare menjadi
tempat pertemuan arus antara Parepare dengan daerah lainnya. Apalagi selama ini rujukan dari wilayah selatan, dari utara semuanya merujuk ke Makassar.

“Kita berharap RS Regional Parepare ini akan menjadi salah satu RS rujukan kita. Lebih dari itu kita ingin RS ini menjadi tourism hospital,” ungkap Prof Nurdin Abdullah.

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini menceritakan bagaimana orang Indonesia lebih mempercayai negara lain dari pada Sumber Daya Manusia (SDM) sendiri.

“Coba bayangin kita orang Indonesia lebih mempercayai Singapura padahal kita punya potensi dokter-dokter kita, kita tidak tahu. Apalagi ini RS, saya anggap paling strategis, kita menang view, coba di Makassar kita bisa lihat RS umum di tengah (kota),” kata alumnus Universitas Jepang itu.

“Ada lagi RS Stella Maris pinggir pantai. Tapi disini (RS Habibie dan Ainun) di semua sudut kita bisa lihat sungai, pemandangan gunung, laut, teluk. Saya ingin mengatakan bahwa mungkin saja ada pasien belum diobati udah sembuh. Makanya itu yang saya bilang, Pak Wali harus betul-betul bikin buat jadi maksimal. kalau RS ini betul-betul menjadi andalan kita,” tambahnya.

Orang nomor satu di Sulsel ini mengaku, sangat kagum melihat keindahan RS Regional Habibie dan Ainun di Kota Parepare yang sangat indah serta sejuk.

“Jujur saja saya takjub melihat pertama posisi RS. Yang kedua desainnya juga mudah-mudahan dengan jadinya RS ini orang tidak berfikir lagi ke Singapura, ke Vietnam tapi ke Parepare, itu harapan kita,” harap alumni Fakultas Kehutanan Unhas Makassar ini.

Sesuai dengan target pekerjaan, akhir tahun ini RS tersebut akan segera rampung, meskipun masih serba keterbatasan baik Kota Parepare maupun Pemprov Sulsel.

“Desember Insyaallah selesai. Ya tentu Pemkab Parepare punya keterbatasan, tapi provinsi juga punya tanggung jawab supaya bisa menghadirkan layanan kesehatan secara adil dan merata. Jadi, nggak perlu harus ke Makassar, jadi yang berada di sekitar Parepare ke RS ini saja. Makanya saya dengan Pak Wali terus mensupport untuk menyelesaikan RS ini,” pungkasnya. (*).

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional21 Juni 2026 03:01
Sekretaris Kabinet dan Kepala BNN Bahas Penguatan Pencegahan Narkotika
JAKARTA, TROTOAR.ID — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di ...
Olahraga21 Juni 2026 02:56
Belanda Pecundangi Swedia 5-1 di Putaran Kedua Group F
TROTOAR.ID — Laga putaran kedua Grup F Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Belanda melawan Swedia yang berlangsung sengit sejak menit awal per...
Metro20 Juni 2026 19:36
Serahkan Genset dan Pompa Air, Munafri Harap Sinergi Bangun Pulau Lanjukang Terus Berlanjut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan bakti sosial Polda Sulawesi Selatan dalam rangka menyemarakkan Har...
Metro20 Juni 2026 19:29
Wabup Barru Bekali Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas, Soroti Tantangan Layanan Kesehatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri sekaligus memberikan pembekalan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata...