Bupati Enrekang Lantik 62 Pejabat Eselon

    0
    64

    TROTOAR.ID, ENREKANG — Sebab tak 62 pejabat lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang resmi dilantik oleh Bupati Enrekang g untuk mengisi sejumlah jabatan eselon IV, III dan II di sejumlah OPD 

    Proses pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilakukan oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando juga disaksikan oleh  Wakil Bupati Asman, SE, Sekda Enrekang Drs. H. Chairul Latanro, MM dan Ketua DPRD Kab. Enrekang, Idris Sadik. Turut pula, Kepala BKDD Enrekang, drh. H. Janwar Syahri serta undangan lainnya.

    Baca Juga  Diajak Bertarung di Pilkada Bulukumba, Murniaty: Kita Tunggu Restu Partai dan Hasil Survei

    Dalam sambutannya Bupati Enrekang meminta kepada mereka yang telah dilantik dan di sumpah untung benar-benar dapat menjaga amanah yang diberikan. 

    “Amanah ini kalian harus jaga dan bekerja sesuai dengan prosedur dan mekanisme, jangan bekerja di luar jalur, ” Kata Muslimin Bando 

    Pada pelantikan tersebut sejumlah pejabat eselon II ikut bergeser dari Kepala dinas menjadi Staf ahli, dan berganti posisi dari OPD yang satu dengan OPD lainnya. 

    Baca Juga  JMS Dan Bau Amal Siap Bangun Bulukumba

    Kemudian untuk mutasi pejabat eselon III juga mengisi jabatan baru, antara lain H. Agussallangan, S.Ag yang dilantik sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang.

    Terkait hal itu, Agussallangan mengaku dirinya akan melaksanakan amanah pada jabatan baru dengan sebaik-baiknya.

    “Jabatan ini adalah amanah, oleh karenanya saya akan melaksanakan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” kata Agus.

    Untuk mengawali tugasnya, hal pertama yang akan dilakukan adalah menjalin koordinasi dengan para pejabat lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang.

    Baca Juga  Bupati Enrekang Salurkan Bantuan Ke Korban Bencana

    “Tentunya hal pertama yang perlu dilakukan adalah berkoordinasi dengan Pak Kepala Dinas, para pejabat serta staff,” katanya.

    Agus mengaku koordinasi itu sangat penting dalam rangka membangun sinergitas dengan semua pihak demi meningkatkan mutu pendidikan di Enrekang.

    “Instansi ini adalah yang paling banyak berinterasi dengan kepentingan umum. Karenanya kita bertekad akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para guru,” pungkasnya. (*)