TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan meminta jajarannya untuk mengawasi paham-paham radikalisme di sekitar lingkungan hidup anggotanya
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan pembukaan rohani dan mental di Aula Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin 4 November 2019.yang dihadiri jajaran Polisi Wanita
Dalam sambutannya, Irjen Pol Mas Guntur Laupe menyampaikan kegiatan pembinaan mental rohadi bagian dari upaya Polri mencekal masuknya pajak radikalisme di kalangan anggota Polri
Baca Juga :
“Kita harapkan personil Polri bisa ikut mengawasi masuknya paham-paham radikalisme di lingkungan masyarakat, termasuk di lingkungan institusi sendiri, ” Jelasnya
Dia menganggap jika paham radikalisme yang dianggap berkembang cucu pesat tidak lepas pengawasan lingkungan sehingga diharapkan anggota Polri dapat lebih melakukan pengawasan lingkungan untuk menangkal masuknya paham radikalisme
Lebih lanjut, Jenderal bintang dua tersebut menyebutkan paham radikalisme akan menyeret oknum tertentu untuk bergabung dalam kelompok terorisme yang dapat memecah belah persatuan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kesempatan tersebut Mas Guntur Laupe juga menyinggung adanya oknum Polwan yang diduga terpapar paham radikalisme dan telah diamankan oleh Densus 88 sebagai contoh jika paham radikalisme dapat masuk di mana saja
“Diharapkan kepada seluruh Polwan Polda Sulsel agar tidak mengikuti paham radikal yang berkedok agama, tapi harus dilawan dan saling mengingatkan termasuk Polwan, hal ini dikarenakan salah satu saudari kita yang saat ini telah menjadi korban terpapar paham radikalisme,” jelasnya.
Diketahui, pada kegiatan ini, turut hadir Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Yohanes Ragil, Karo Rena Polda Sulsel Kombes Pol Sri Rejeki Budiarti, Kabid Propam Kombes Pol Cornelius Ferdinand Hotman Sirait, dan Bapak Prof. Dr. Arifin Hamid, selaku narasumber. (Rin)



Komentar