TROTOAR.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi E DPRD Sulsel Irfan AB meminta kepada pemerintah agar kiranya melakukan kajian ulang terhadap kenaikan iuran BPJS kesehatan
Sebab dengan kenaikan iuran BPJS kesehatan tersebut jelas akan membebankan anggaran APBD yang sangat besar untuk membiayai Peserta BPJS PBI.
Apalagi saat ini data orang kurang mampu simpang siur, sehingga sehingga pemerintah harusnya menyelesaikan terlebih dahulu jumlah data peserta PBI yang dianggap masih banyak ketidaksinkronan data.
“Kita minta agar pemerintah bisa mengkaji ulang usulan kenaikan iuran BPJS,” Kata Irfan AB Di Media Center DPRD Sulsel
Irfan menyebutkan berdasarkan data yang selama ini disampaikan, di sulsel sendiri terdapat terdapat, 1.735.220 juta peserta PBI yang mana pembiayaannya 40 persen provinsi dan 60 yang ditanggung daerah.
Sehingga dia mengaku jika pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp23. 000 untuk setiap peserta BPJS PBI, Sehingga untuk setiap tahunnya, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 80 miliar dan jika dinaikkan 100 persen maka anggaran akan membengkak
“Jelas ini kenaikan BPJS akan membebani APBD dan kami harapkan itu semua bisa menjadi dasar pemerintah melakukan kajian kenaikan BPJS, “Pungkasnya (***)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.