TROTOAR. ID, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Amur Uskara yang juga sebagai ketua Fraksi mengungkapkan jika Partainya mendorong revisi UU Pemilu dengan sistem proporsional tertutup.
Hal tersebut diungkapkan Amir Suara di ruang Pimpinan Fraksi di Gedung DPR RI, dorongan itu dikatakannya karena sistem proporsional terbuka tertutup sangat merugikan sebab nilai belanja 1 kursi di Senayan mencapai 340 ribu
“Kita di PPP mendorong untuk revisi ssist kepemiluan khususnya pada Proporsional tertutup,” Kata Amir Uskara di ruang Ketua Fraksi PPP.
Bahkan kata dia PPP dengan sistem pemilu yang kemarin sangat dipengaruhi rugikan, hingga mengakibatkan perolehan kursi PPP anjlok dari 43 menjadi 19 kursi.
Apa lagi kata dia dorongan revisi sistem kepemiluan juga sudah disampaikan beberapa fraksi termasuk Fraksi besar yang ada di DPR RI.
“Kita ingin sistem pemilu sama dengan sistem pemilu 2009 kemarin, sebab dengan sistem itu maka frakmatisme caleg dan partai dikatakan dapat ditekan.” Jelas Amir Uskara
Selain sistem tersebut, amit juga mengaku jika PPP menginginkan adanya pemisahan pemilu legislatif dan presiden yang akan dilakukan pada pemilu 2024 mendatang, sebab pengalaman pemilu serentak yang kemarin dapat dilihat adanya beberapa persoalan yang memberi aistem pemilu yang digelar. (Upi)




Komentar