Angin Monsun Asia akan Melintas di Sulsel, Bupati Adnan Imbau Masyarakat Perkuat Kesiagaan

Suriadi
Suriadi

Selasa, 07 Januari 2020 18:06

Angin Monsun Asia akan Melintas di Sulsel, Bupati Adnan Imbau Masyarakat Perkuat Kesiagaan

TROTOAR. ID, GOWA –– Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiap-siagaannya dalam mengantisipasi curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat) yang diprediksi terjadi pada 10 hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Hal tersebut berdasarkan data Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV yang memperkirakan akan terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat) berdasarkan perkembangan cuaca dan hasil pengamatan pada 10 hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Curah hujan tersebut salah satunya disebabkan karena angin Monsun Asia akan yang akan melintasi wilayah Timur Indonesia dan salah satunya melintas di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Meskipun lintasan dari angin monsun asia ini tidak berdampak besar di wilayah Kabupaten Gowa tetapi tetap saja kita harus meningkatkan kesiapsiagaan. Kita harus bisa mengantisipasi, minimal langkah mitigasi telah disiapkan,” katanya dikonfirmasi, Selasa (7/1).

Kesiapsiagaan lainnya yang perlu dilakukan yaitu bagi pengendara minimal menghindari pohon-pohon besar saat melintas di waktu tersebut. Mulai mengambil langkah antisipasi saat terjadi banjir ataupun longsor kepada masyarakat yang daerahnya berpotensi.

Baca Juga  Siap-siap ASN Pemkab Gowa Akan di Pantau Melalui Aplikasi ERK

Termasuk dengan memanfaatkan kehadiran Posko Siaga Bencana yang disiapkan di tiga titik masing-masing di Kantor BPBD dan Damkar Gowa, Kecamatan Sungguminasa yang menjangkau Kecamatan Pallangga, Bajeng, Bajeng Barat, Bontomarannu, Barombong, Bontonompo, dan Bontonompo Selatan. Kemudian Posko Tinggimoncong di Kantor Camat Tinggimoncong, menjangkau Kecamatan Pattallassang, Parangloe, Parigi, Tombolopao, selanjutnya Posko Bungaya di Kantor Camat Bungaya
Menjangkau Kecamatan Manuju, Bontolempangan, Biringbulu, Tompobulu.

“Kehadiran posko ini sebagai sumber informasi terkait potensi cuaca dan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Ia menegaskan, hal penting lainnya yang harus dilakukan yakni meningkatkan ibadah dan doa kepada Allah SWT agar daerah yang kita cintai ini dapat aman dari segala bencana.

Baca Juga  Gelar Job Fair 2017, Pemda Gowa Target 1.000 Tenaga Kerja Terserap

Sementara, Kasubdit Pelayanan Bidang dan Jasa BMKG Wilayah IV Siswanto mengatakan, posisi angin monsun asia saat ini antara 0 derajat hingga 5 derajat khatulistiwa sampai 5 derajat lintang utara. Pergeserannya saat ini dari Selat Kalimata dan akan berjalan menuju ke Sulsel.

“Fenomena angin monsun asia ini disebabkan karena adanya pergerakan massa udara basah (MGO) di Samudera Hindia yang mengarah di wilayah Timur Indonesia, dan saat ini berada di bagian tengah atau di wilayah Sulsel,” katanya.

Menurutnya, angin monsun asia ini mengakibatkan pertumbuhan awan yang sangat intens dan mempengaruhi kecepatan angin cukup ekstrim hingga 31 knot.

“Saat ini sudah ada di Selat Kalimata dan mulai berjalan menuju tengah. Puncak posisinya di Sulsel itu pada 10 hingga 12 Januari mendatang yang berakibat terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang yang berpotensi terjadi banjir maupun longsor,” ujarnya.

Konsentrasi lintasan angin monsun asia ini berdampak di tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Pinrang, Kota Parepare dan Kabupaten Barru. Dampak dari hal ini akan terjadi peluang banjir yang cukup besar.

Baca Juga  Sekda Gowa Terima Kunker Boven Diegul

“Saat ini perkiraan BMKG berdasarkan pengembangan terkonsentrasi di tiga daerah. Hanya saja kami mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota lainnya di Sulsel tetap melakukan langkah antisipasi karena di waktu itu terjadinya hujan akan merata,” ujarnya.

Lanjutnya, khusus di wilayah Kabupaten Gowa untuk saat potensi hujan lebat masih kecil, tetapi pihaknya tetap akan melihat perkembangan yang terjadi. Hal tersebut dengan melihat perkembangan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, olehnya tetap dilakukan antisipasi.

“Di tahun ini puncak musim hujan akan terjadi sepanjang Januari sehingga seluruh pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiap-siagaannya. Karena bagaimana pun di Sulsel adalah wilayah yang sering terjadi kondisi bencana, terutama di Kabupaten Gowa yakni banjir dan tanah longsor,” tutupnya. (CH)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 22:10
Peringati HUT ke-62, Golkar Sulsel Gelar Donor Darah di Pesta Rakyat, Targetkan 100 Kantong
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD I...
Daerah07 Januari 2020 18:06
Angin Monsun Asia akan Melintas di Sulsel, Bupati Adnan Imbau Masyarakat Perkuat Kesiagaan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendapat penilaian positif dari kelompok anak muda. Dalam Survei N...
Metro22 Oktober 2026 20:43
Aklamasi dalam Sejam, Andi Abd. Waris Halid Kembali Pimpin IKAFIBRA Unhas
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Kepercayaan alumni kembali mengantarkan Andi Abd. Waris Halid memimpin Ikatan Al...
Daerah07 Januari 2020 18:06
Angin Monsun Asia akan Melintas di Sulsel, Bupati Adnan Imbau Masyarakat Perkuat Kesiagaan
JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudi...