WD II FIKOM UMI Sebut Aplikasi Finance & Archive Mudahkan Administrasi

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 30 Juni 2020 17:48

WD II FIKOM UMI Sebut Aplikasi Finance & Archive Mudahkan Administrasi

TROTOAR. ID MAKASSAR – Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muslim Indonesia kembali membuat inovasi, dalam kaitannya dengan perkembangan Teknologi.

Setelah sebelumnya, membuat satu aplikasi Tracer Study yang diperuntukkan untuk database alumni yang terintegrasi langsung melalui apps.fikom.umi.ac.id.

Kali ini, melalui aplikasi finance yang terintegrasi, semua bagian sistem administrasi yang dimiliki FIKOM UMI telah berbasis online. Dan juga menyesuaikan dengan yang dimiliki oleh UMI.

Untuk itu, Manajemen FIKOM  menggelar pelatihan  digelar selama dua hari sejak 29-30 Juni, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.

Wakil Dekan II, FIKOM UMI Harlinda Lahuddin menjelaskan, pelatihan ini untuk meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh fakultas.

Aplikasi ini, sebenarnya sudah digunakan di beberapa bagian, dan unit yang ada. Namun, secara keseluruhan akan diterapkan, saat tahun ajaran baru nanti ini.

“Aplikasi Finance dan Archive sudah digunakan bertahap, yang secara keseluruhan mempunyai fungsi sebagai pengelolaan dan pengendalian keuangan meliputi pembayaran SPP/BPP,  keuangan fakultas/prodi, pengusulan dan pelaporan RAAT serta manajemen pengarsipan. Nah, ini akan diterapkan secara keseluruhan baik, jadi setiap Prodi, Kepala Laboratorium dan Unit lainnya akan menggunakan aplikasi tersebut. Kenapa pelatihan ini ada, agar mereka yang menggunakan dapat paham secara detail penggunaan aplikasi ini,” kata Harlinda, usai menghadiri pelatihan di ruangan Working Space, Senin (29/6).

Lebih jauh, Ia mengatakan kehadiran aplikasi finance dan Archive memberikan banyak keuntungan dari segi waktu dari semua pengelola unit bisa dimudahkan mengusulkan Rencana Anggaran Tahunan (RAT), kemudian dari administrasi untuk pembayaran perkuliahan, memonitoring pengeluaran melalui perencanaan yang ada.

“Sebelumnya, serba manual. Ketika ada yang akan membayar uang kuliah misalnya, maka staf fakultas harus mencari lembarannya, di lemari pengarsipan. Kemudian, menyusun anggaran membutuhkan waktu sampai berbulan-bulan, dengan hadirnya aplikasi ini istilahnya tinggal klik input saja semua data yang diproses akan muncul otomatis sesuai format,”terangnya.

Jadi, menurut Harlinda semua unit bisa lebih mudah dalam menyelesaikan tugas mereka dengan kehadiran sistem administrasi yang terintegrasi tentunya.  (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen11 Agustus 2026 17:51
DPRD Sulsel Soroti Empat Kali Pergeseran APBD 2026, Anggaran Komcad Rp30 Miliar Dipertanyakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan mempertanyakan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulsel yang tela...
Daerah10 Agustus 2026 19:45
Jepang Lirik Kakao Kolaka Utara, Bupati Nur Rahman Buka Peluang Investasi hingga Pasar Internasional
KOLAKA UTARA, Trotoar.id — Potensi kakao Kabupaten Kolaka Utara mulai dilirik mitra usaha dari Jepang. Peluang investasi dan kerja sama pengembangan...
Metro10 Agustus 2026 18:32
Gubernur Andi Sudirman: Pramuka Harus Hayati Dasadarma dan Bangun Kepercayaan
BONE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menitipkan pesan kuat kepada generasi muda pada momentum Hari Pramuka ke-65. Ia ...
Metro10 Agustus 2026 18:13
Reklame Makassar Bakal Ditata Ulang, Appi Bidik PAD Sekaligus Jaga Wajah Kota
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai membenahi tata kelola reklame. Pemerintah tak ingin pertumbuhan reklame hanya mengejar kepenti...