Partai Golkar

IAS Jadikan Pangkep Daerah Pertama Dikunjungi Usai Musda: “Saya Datang untuk Berterima Kasih”

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 10 Agustus 2026 14:11

IAS Jadikan Pangkep Daerah Pertama Dikunjungi Usai Musda: “Saya Datang untuk Berterima Kasih”

PANGKEP, Trotoar.id Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memilih Kabupaten Pangkep sebagai daerah pertama yang dikunjunginya setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel.

Kunjungan IAS ke Pangkep bukan sekadar agenda roadshow perdana pasca-Musda. Di hadapan sekitar 300 kader, pengurus partai, anggota legislatif, dan keluarga besar Golkar yang berkumpul di Aula Dewakang.

IAS membawa pesan konsolidasi sekaligus apresiasi kepada kader yang telah memberikan dukungan dalam proses Musda.

“Saya datang ke Pangkep untuk berterima kasih,” kata IAS.

Pangkep dipilih sebagai daerah pertama yang dikunjungi IAS menjadi sinyal bahwa konsolidasi internal Golkar Sulsel akan segera bergerak ke daerah setelah seluruh tahapan Musda berakhir.

Ketua DPD Partai Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin (AIZ), menyambut positif keputusan IAS menjadikan Pangkep sebagai tujuan pertama roadshow.

Menurutnya, kedatangan IAS memiliki arti tersendiri bagi kader Golkar di Pangkep sekaligus menunjukkan perhatian terhadap struktur partai di daerah.

IAS menegaskan, kemenangan secara aklamasi dalam Musda bukan sekadar pencapaian politik.

Di balik keputusan tersebut terdapat amanah dan kepercayaan besar yang harus dijawab melalui kerja nyata untuk membesarkan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.

“Musda sudah selesai. Sekarang waktunya kita bekerja,” tegas IAS.

Menurut mantan Wali Kota Makassar itu, berakhirnya Musda juga harus menjadi momentum untuk mengakhiri seluruh sekat yang terbentuk selama proses kontestasi internal.

IAS menegaskan dirinya tidak ingin membangun kepemimpinan berdasarkan kelompok yang mendukung atau tidak mendukungnya dalam Musda.

Setelah terpilih sebagai ketua, seluruh kader memiliki posisi yang sama sebagai bagian dari keluarga besar Partai Golkar.

“Tidak ada lagi kubu. Kita semua adalah keluarga besar Partai Golkar,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan IAS dalam kunjungan perdananya ke daerah.

Ia ingin konsolidasi pasca-Musda tidak berhenti pada penyelesaian struktur organisasi, tetapi dilanjutkan dengan penyatuan kekuatan hingga tingkat akar rumput.

IAS mengatakan, kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel yang saat ini tengah disusun juga tidak diarahkan sekadar untuk memenuhi kebutuhan struktur organisasi.

Ia ingin formasi kepengurusan baru menjadi sebuah tim kerja yang memiliki kemampuan menjalankan agenda partai secara efektif, termasuk memperkuat koordinasi antara DPD provinsi dengan struktur Golkar di kabupaten dan kota.

“Yang sedang kita susun bukan sekadar struktur. Kita sedang menyusun tim kerja,” katanya.

Karena itu, IAS memastikan agenda kunjungan ke daerah tidak hanya menjadi seremoni politik setelah Musda.

Ia ingin roadshow tersebut menjadi ruang untuk mendengar langsung suara kader, memetakan persoalan organisasi, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di masing-masing daerah.

“Saya datang bukan hanya untuk berbicara. Saya datang untuk mendengar,” tegasnya.

Menurut IAS, kekuatan Partai Golkar di Sulsel sangat ditentukan oleh soliditas struktur di daerah.

Karena itu, komunikasi antara pengurus provinsi dan kader di kabupaten/kota harus dibangun secara intensif dan terbuka.

Kunjungan ke Pangkep menjadi langkah awal IAS untuk membangun pola komunikasi tersebut.

Setelah proses Musda selesai, ia ingin energi politik partai segera diarahkan pada konsolidasi organisasi dan kerja-kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

IAS berharap momentum pasca-Musda menjadi titik balik bagi seluruh kader Golkar Sulsel untuk kembali menyatukan kekuatan.

Ia menegaskan, kepemimpinan baru DPD Golkar Sulsel harus mampu mengubah energi politik pasca-Musda menjadi kekuatan organisasi yang lebih solid, produktif, dan berorientasi pada karya.

“Sekarang waktunya kita satukan kembali kekuatan dan membesarkan Golkar dengan karya,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized10 Agustus 2026 15:07
Bukan Bakar Ban, Peternak Ayam Petelur Bagikan Ayam dan Telur di Depan DPRD Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Unjuk rasa peternak ayam petelur di depan kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makass...
Metro09 Agustus 2026 23:03
Si Jago Merah Mengamuk di Nipah Mall, Damkar Berjibaku Padamkan Api
MAKASSAR, Trotoar.id — Kebakaran menghebohkan pengunjung dan pekerja di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Minggu (9/8/2026) malam. Ap...
Metro09 Agustus 2026 18:48
Karebosi Jadi Panggung Utama, Pemkot Makassar Matangkan Semarak HUT ke-81 RI di 15 Kecamatan
Makassar, Trotoar.id — Semangat merah putih mulai dikobarkan Pemerintah Kota Makassar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan ...
Metro09 Agustus 2026 16:23
Aliyah Mustika Ilham Dorong Kesempatan Kerja Inklusif: Disabilitas Bukan Batas untuk Berkarya
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesempatan kerja yang adil tidak boleh berhenti pada mereka yang memiliki kondisi fisik tanpa hambatan. Pemerintah dituntut m...