Jukir Dibekali Alat Scan, Begini Cara PD Parkir Makassar Tingkatkan PAD

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 27 Agustus 2020 22:53

Jukir Dibekali Alat Scan, Begini Cara PD Parkir Makassar Tingkatkan PAD

Makassar,Trotoar.id – Menekan tindakan kriminalisasi soal retribusi parkir, PD Parkir Makassar Raya yang dipimpin Irhamsyah Gaffar tengah gencar menerapkan metode pembayaran berbasis online.

Irham Syah menjelaskan bahwa metode pembayaran berbasis online sangat menjanjikan dari segi PAD di tengah pandemi Covid-19.

“Penerapan parkir online bisa menimalisir tindakan ‘nakal’ juru parkir. Di mana hasil parkir tidak lagi diserahkan ke jukir, melainkan pembayaran langsung masuk ke PD Parkir,” kata Irham, Kamis, 27 Agustus 2020.

Ia menegaskan sudah menggunakan sistem pembayaran online. Juru parkir, kata dia, dibekali alat scan.

“Jadi kalau orang mau bayar parkir, cukup scan barcode saja,” kata dia.

Saat ini, penerapan sistem pembayaran parkir berbasis online tersebut berada di tiga kawasan, yaitu Pengayoman, Boulevard, dan Perintis Kemerdekaan, dengan total 178 titik.

Untuk titik di kawasan Perintis Kemerdekaan memang masih terkesan baru. Di kawasan ini ada 58 titik, sementara untuk Pengayoman dan Boulevard lebih awal diterapkan dan sudah ada sekitar 120 titik.

Seiring dengan proses perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda), Irham menilai akan lebih mempermudah peningkatan kontribusi terhadap PAD.

Selain itu, sejumlah kewenangan yang sebelumnya terbatas pada saat berstatus PD, sudah bisa dilakukan dengan kewenangan penuh pada saat menjadi Perumda.

“Tentu status Perumda lebih menguntungkan. Sebab keterbatasan kewenangan kita waktu PD itu bisa dimaksimalkan. Ranah hukum kita juga lebih kuat,” paparnya.

Dengan begitu, perubahan status dan perubahan metode yang digunakan dalam urusan perparkiran di Kota Makassar ini, diprediksi bakal memberikan dampak peningkatan PAD yang signifikan.

Sejauh ini, kontribusi PAD dari parkir cenderung menurun, seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19 di Kota Makassar.

“Masih banyaknya jukir yang kurang kooperatif dalam menjalankan pekerjaannya, menjadi salah satu kendala dalam kontribusi peningkatan PAD,” pungkasnya. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...