Pemda Sidrap

Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 01 September 2026 13:48

Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
9 / 100 Skor SEO

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limpoe, Kecamatan Watang Pulu, yang terdampak kekeringan, Senin (31/8/2026).

Tak hanya meninjau kondisi lahan, Syaharuddin langsung menyiapkan langkah penanganan dengan menyerahkan 18 unit pompa air kepada kelompok tani untuk membantu memenuhi kebutuhan air persawahan.

Pompa tersebut akan digunakan secara bersama-sama untuk mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia di sekitar kawasan pertanian.

“Saya langsung telepon Dinas Pertanian setelah melihat kondisi masyarakat. Kita bawa 18 pompa. Pompa ini menjadi milik bersama, semua kelompok tani silakan dipakai,” kata Syaharuddin.

Sebelum menyerahkan bantuan, Syaharuddin meninjau langsung lahan pertanian sekaligus melihat kondisi Danau Sidenreng, salah satu sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Penurunan debit air danau turut berdampak terhadap ketersediaan air bagi lahan pertanian di sekitar Arateng.

Syaharuddin mengatakan bantuan pompa merupakan salah satu langkah cepat pemerintah menghadapi kondisi kekeringan.

Baca Juga  Pemkab Sidrap Bedah Instrumen Penilaian Kepatuhan HAM 2026

Namun, pemerintah tidak ingin petani hanya bergantung pada pasokan air melalui saluran tersier. Sejumlah sumber air alternatif akan dioptimalkan untuk menjaga keberlangsungan pertanian.

Salah satunya dengan mengupayakan pengaliran air dari jaringan ledeng. Jika debit air memungkinkan, pompa berukuran kecil akan digunakan untuk mengambil dan mengalirkan air menuju area persawahan.

“Besok akan dibantu alirkan air dari ledeng. Kalau ada air dari ledeng, kita pakai pompa kecil untuk mengambil air dari irigasi,” ujarnya.

Selain jaringan ledeng, Pemkab Sidrap juga akan mengoptimalkan air yang masih tersedia di Danau Sidenreng.

Syaharuddin meminta seluruh pemilik pompa di sekitar danau ikut mengoptimalkan peralatan yang dimiliki untuk membantu memenuhi kebutuhan air petani.

“Air dari danau harus kita usahakan. Semua yang punya pompa di situ harus diusahakan pompanya,” tegasnya.

Pemerintah juga akan melakukan pengerukan di sekitar sumber air untuk membantu mengalirkan air dari danau. Sementara saluran air di sekitar sungai akan dioptimalkan dengan melibatkan kelompok tani melalui kerja bakti.

Baca Juga  Andi Patonangi Nakhodai DPD AMPI Sidrap 2026–2031, Bupati Tekankan Sinergi Nyata

Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin juga menemukan pompa berukuran enam inci yang mengalami kerusakan.

Ia menyatakan pompa tersebut akan diganti agar kembali dapat digunakan untuk membantu pengairan sawah.

Sementara untuk pompa Serasi, pemerintah akan memberikan tambahan perpipaan. Saat ini pipa yang tersedia memiliki panjang sekitar 100 meter dan akan diperpanjang hingga mencapai saluran tersier.

“Pompa Serasi pipanya baru 100 meter. Nanti kita berikan bantuan perpipaan supaya pipanya ditambah dan ditarik sampai ke tersier,” jelasnya.

Penanganan sektor pertanian tidak hanya menyasar persoalan air. Pemkab Sidrap juga menyiapkan perbaikan akses jalan tani di kawasan tersebut.

Syaharuddin menyebut terdapat sekitar 8 kilometer jalan tani yang membutuhkan penanganan. Dari jumlah tersebut, sekitar 3 kilometer telah dipersiapkan untuk dikerjakan.

“Saya cek tadi ada kurang lebih 8 kilometer yang akan kita kerjakan. Tiga kilometer sudah kita persiapkan,” katanya.

Baca Juga  Bupati Sidrap Salami Siswa, Haru Warnai Perpisahan SMPN 1 Watang Pulu 🎓

Menurut Syaharuddin, perbaikan jalan tani diperlukan untuk menunjang aktivitas petani, termasuk mobilitas masyarakat dan pengangkutan hasil pertanian.

Meski kondisi sumber air mengalami penurunan, Syaharuddin optimistis kebutuhan pengairan sawah masih dapat dipenuhi dengan mengoptimalkan berbagai sumber air yang tersedia.

Ia menilai persoalan selama ini bukan semata-mata karena ketiadaan air, tetapi juga karena pemanfaatan sumber air yang belum maksimal.

“Potensi air kita banyak sekali. Kendalanya selama ini karena hanya terbiasa menunggu air lewat tersier. Saya sangat optimistis, saya yakin bisa,” tegasnya.

Pemkab Sidrap selanjutnya akan mengoptimalkan pompa, jaringan air, Danau Sidenreng, serta saluran-saluran yang masih memungkinkan dimanfaatkan untuk menjaga lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air di tengah kondisi kekeringan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata beserta jajaran, Anggota DPRD Sidrap Albar, jajaran Dinas TPHPKP, Camat Watang Pulu, Lurah Arateng beserta jajaran, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...