Jika Irman – Zunnun Terpilih, Selain Insentif Rp 3,1 Juta, Ketua RT Juga Akan Dapat Fasilitas Tablet dan Sepeda Listrik

Suriadi
Suriadi

Selasa, 22 September 2020 14:48

Jika Irman – Zunnun Terpilih, Selain Insentif Rp 3,1 Juta, Ketua RT Juga Akan Dapat Fasilitas Tablet dan Sepeda Listrik

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Jika Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH diberi amanah memimpin Kota Makassar, sejumlah fasilitas akan diberikan kepada Ketua Rukun Tetangga (RT).

Selain insentif setara Upah Minimum Regional (UMR) sebesar Rp 3,1 juta, para Ketua RT juga akan difasilitasi tablet dan sepeda listrik sebagai kendaraan operasional.

None – sapaan akrab Irman Yasin Limpo, mengungkapkan, fasilitas tersebut wajar didapatkan Ketua RT, karena jika dirinya terpilih, tugas mereka akan semakin berat. Pasalnya, ia akan melakukan downsizing pemerintahan atau pelimpahan sejumlah kewenangan ke tingkat RT. Antara lain, pelayanan administrasi kependudukan, serta sejumlah perizinan.

Baca Juga  Nasdem-Gerindra Makin “Mesra”, Kembali Bertemu Bahas Pilwali Makassar

“Kita akan mengajarkan sebuah era baru, yakni digitalisasi kepada para Ketua RT. Dan ini bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya, Selasa, 22 September 2020.

Ia mengungkapkan, jika selama ini para Ketua RT diberi insentif Rp 1 juta dengan sembilan indikator, hal tersebut tidak akan ia lakukan. Indikator keberhasilan Ketua RT, adalah kepuasan warganya. Jika mereka tidak bekerja maksimal, tentu saja akan mendapatkan protes langsung dari warganya.

Baca Juga  BPK Mulai Pemeriksaan Interim LKPD 2021, Andi Sudirman Minta OPD Proaktif Kebutuhan Data

“Jadi, tidak ada itu sembilan indikator. Yang harus dikasi sembilan indikator itu harusnya Lurah, karena mereka ASN, ukuran kinerja mereka harus jelas. Ukuran berhasil tidaknya Ketua RT, jika warganya puas terhadap kinerja mereka. Kalau warga tidak puas, tentu mereka akan mendapatkan punishment langsung dari warganya,” tegasnya.

Terkait anggaran, ia mengaku sudah menghitungnya. Dengan APBD Rp 4 triliun lebih, bukan sesuatu yang mustahil. Anggaran bisa diambil dari safeting program yang tidak terlalu penting.

Baca Juga  Berbaur Tanpa Sekat, Fatmawati Nikmati Keliling Masuk Lorong

“Misalnya anggaran makan minum rujab wali kota itu menurut saya terlalu besar. Itu bisa dialihkan ke program yang memang dibutuhkan saat ini,” urainya.

None yang berlatarbelakang birokrat, dan sudah menduduki sejumlah posisi kepala dinas, mengaku sangat paham dengan porsi APBD. Karena itu, tidak perlu ada keraguan.

“Apa yang saya sampaikan bukan janji politik, tapi bentuk program yang saya tawarkan ke masyarakat,” imbuhnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
News22 September 2020 14:48
Jika Irman – Zunnun Terpilih, Selain Insentif Rp 3,1 Juta, Ketua RT Juga Akan Dapat Fasilitas Tablet dan Sepeda Listrik
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...