Menarik! Dua Mahasiswa SAA UINAM Ini Ungkap Tabir di Balik Cadar

Suriadi
Suriadi

Minggu, 11 Oktober 2020 21:01

Menarik! Dua Mahasiswa SAA UINAM Ini Ungkap Tabir di Balik Cadar

Makassar, Trotoar.id – Sebagai bagian dari tahap akhir penelitian kompetitif Standar Biaya Keluaran Umum (SBKU) yang dilaksanakan oleh Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kementrian Agama, dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Agama-Agama yang sebelumnya mendapatkan grant Penelitian dari Litbang Kementerian Agama (Kemenag) untuk memaparkan hasil penelitiannya.

Dikarenakan pandemi korona yang belum berakhir, seminar penelitian yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Jakarta ini pada akhirnya dilangsungkan via Zoom selama tiga hari, dari tanggal 7-10 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, 22 kelompok peserta kompetitif dan 24 kelompok peserta penugasan bergantian memaparkan hasil temuannya.

Muh Irfan dan Kurnia yang merupakan Mahasiswa Prodi Agama-Agama di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Univeraitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menjadi satu-satunya wakil mahasiswa yang lolos dalam grant penelitian untuk peserta kompetitif ini.

Baca Juga  Habib Bahar Dipolisikan Lagi, Wakil Ketua PPP: Penegakan Hukum Itu Memang Tidak Selalu Menimbulkan Efek Jera

Berangkat dari konsep moderasi beragama yang dibangun Kemenag, keduanya lalu meneliti tentang “Bagaimana pandangan mahasiswa bercadar tentang konsep moderasi beragama”.

Dalam temuannya, mereka menemukan bahwa cadar bukanlah penanda seseorang dapat serta–merta dikategorikan sebagai orang yang tidak moderat dalam beragama.

Meski isu moderasi beragama belum begitu dipahami di kalangan kelompok muslimah bercadar. Namun dalam keseharian, beberapa nilai-nilai moderasi seungguhnya mereka laksanakan.

Meskipun dalam beberapa hal prinsipil, pemahaman mereka akan berbeda dengan indikator moderasi yang telah dibuat Kemenag itu sendiri.

Dr Hj Kustini, M Si yang merupakan salah satu reviwer dalam pemaparan penelitian ini menghargai apa yang telah dilakukan dua mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama ini.

Baginya, tema yang diangkat sangat menarik. Dan, secara substantif laporannya sudah sangat memadai dan enak dibaca.

Baca Juga  Heboh! Warga Bulukumba Temukan Bayi dalam Karung, Kini Telah Meninggal Dunia, Sedang Diselidiki oleh Polisi

“Untuk ukuran mahasiswa, hal ini sangat perlu diapresiasi,” katanya, Minggu, (11/10).

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti, Muh Irfan tidak menyangka bahwa akan terpilih sebagai penerima grant penelitian. Apalagi, dirinya harus bersaing dengan banyak nama besar. Keberhasilannya ini tidak hanya membuatnya senang namun juga membuat kedua orang tuanya ikut berbahagia.

Apresiasi keduanya juga dialamatkan kepada pengelola Prodi dan Dosen Studi Agama-Agama (SAA) UINAM yang terus memberikan mereka bimbingan selama proses penelitian ini dimulai dari awal hingga akhir.

Kurnia, yang saat ini masih menjadi mahasiswi semester 7 Prodi SAA mengungkapkan kesyukurannya karena pemahaman tentang moderasi beragama justru didapatkannya di Prodi SAA

Ketua Prodi SAA UINAM, Sitti Syakirah Abu Nawas, M Th I mengungkapkan, pencapaian dua mahasiswa SAA yang berhasil lolos dalam penelitian SKBU Litbang Kemenag Pusat merupakan sebuah pembuktian bahwa SAA telah menjadi “Rumah Moderasi Beragama”.

Baca Juga  Rektor UIN Alauddin Terbitkan SK Pembebasan dan Keringanan UKT Bagi Ribuan Mahasiswanya

Menurutnya, moderasi beragama merupakan salah satu isu yang menjadi bagian dari kajian utama di Prodi Studi Agama Agama.

“Prodi berharap pencapaian kedua mahasiswa SAA, Irfan dan Kurnia, bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi teman-teman mahasiswa yang lain untuk berprestasi di berbagai bidang baik akademik maupun non akademik,” ugkapnya.

Ditanggapai juga oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINAM, Dr Muhsin, M Th I turut mengapresiasi sekaligus menyebutkan bahwa, “Prestasi di bidang publikasi di kalangan mahasiswa patut dibanggakan dan diapresiasi karena itu salah satu bentuk produk akademik sekaligus indikator berlangsungnya atmosfir akademik yang baik,” kunci Dr Muhsin. (As/Hms).

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...