Makassar,Trotoar.id- Penyelidikan Kasus dugaan tambang galian C di Nipa-Nipa, tepatnya di depan kampus STIBA Kecamatan Manggala mandek ditangan kepolisian setempat.
Padahal warga kota makassar Andi Arfandi dan Kasman Hadi melalui kuasa hukumnya H. Jamaluddin telah melaporkan kasus ini ke Polsek Manggala.
Namun sayang, laporan dari kuasa hukum warga tidak ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian, sebab aktifitas dugaan tambang galian c kembali berjalan tanpa adanya pengawasan kepolisian.
H. Jamaluddin selaku kuasa hukum warga menyayangkan sikap aparat kepolisian yang tak mau menuntaskan kasus dugaan tambang galian C di Nipa-Nipa, Manggala.
“Pelaku kembali menambang lagi. Ini ada apa seakan memang ada pembiaran atau jangan-jangan ada oknum yang bermain di belakangnya,” kata Haji Jamaluddin via telepon, Rabu (14/10).
H. Jamaluddin berharap kasus tambang galian C ilegal yang di Nipa-nipa yang sebelumnya telah ia laporkan baik dari tingkat Polsek, Polres hingga Polda Sulsel, bisa dituntaskan dengan utuh.
“Kasusnya sampai sekarang tidak jelas perkembangannya. Malah barang bukti eskavator yang ada di lokasi tambang yang sebelumnya sempat dipasang garis polisi kini sudah hilang di lokasi. Ada apa ini,” terang Haji Jamaluddin.
Disamping itu Ia berjanji jika kasus tambang galian C ilegal di Nipa-nipa, Manggala tak dituntaskan oleh Polrestabes Makassar, maka ia akan melapor ke tingkat yang lebih atas yakni ke Bareskrim Mabes Polri.
“Saya akan ke Mabes Polri melapor kembali,” tegas Haji Jamaluddin.
Ditempat terpisah, Camat Manggala yang dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa tambang galian c yang beroperasi di daerah Nipa-Nipa tidak mengantongi Izin.
Dijelaskan lagi, bahwa saat ini kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian, namun dirinya tak menampik adanya persoalan tersebut.
“Soal Tambang galian C di Daerah Nipa-Nipa tidak mempunyai Izin, dan tidak ada kewenangannya apa lagi saya hanya Camat, dan persoalan galian Tambang C ini sudah masuk dirana polisi,”tandasnya.
Disisi lain Kapolsek Manggala, Kompol Saiful Alam Yang dikonfirmasi trotoar.id karena warga sempat melaporkan hal tersebut ke Polsek Manggala dirinya hanya menjawab bahwa sudah ditangani Polrestabes Makassar.
“Tabe Polrestabes yang tangani kasusnya bukan polsek,”singkatnya, Kamis (15/10). (Rin)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.