Inovatif, Dana Hibah RT Irman – Zunnun Diikuti Paslon di Pilkada Surabaya dan Kutai

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 19 Oktober 2020 22:29

Inovatif, Dana Hibah RT Irman – Zunnun Diikuti Paslon di Pilkada Surabaya dan Kutai

TROTOAR.ID MAKASSAR – Program dana hibah untuk RT yang dicetuskan Calon Wali Kota Makassar, Irman “None” Yasin Limpo, dicontek oleh pasangan calon lain yang juga akan bertarung di Pilkada Serentak 2020. Bukan di Makassar, tapi di Pilkada Surabaya dan Kutai Kartanegara.

Kandidat yang memprogramkan dana hibah RT di Pilkada Surabaya, adalah
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin – Mujiaman Sukirno. Apabila nanti dipilih oleh warga Surabaya, mereka berencana akan melakukan perbaikan strategi pembangunan. Sehingga, seluruh kampung di Surabaya bisa menikmatinya secara merata. Penetapannya, biaya pembangunan akan diberikan di muka. Setiap RT akan diberikan dana sebesar Rp 150 juta.

Sedangkan di Pilkada Kutai Kartanegara, pasangan calon Edi Damansyah – Rendi Solihin telah merencanakan 23 program yang akan dijalankan ketika diberi amanah oleh masyarakat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara. Salah satunya, bantuan per RT sebesar Rp 50 juta.

Juru Bicara Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, Muwaffik, mengatakan, None memang sejak dulu dikenal memiliki pemikiran dan ide yang brilian. Sehingga, inovasinya kerap menjadi percontohan secara nasional. Program dana hibah atau bantuan pembangunan untuk RT sebesar Rp 15 juta hingga Rp 150 juta, diyakini akan membuat pembangunan lebih merata.

“Program dana hibah untuk RT ini merupakan ide murni dari Pak None langsung. Jika ada paslon di daerah lain yang mengikuti program ini, saya tidak heran. Karena memang program ini sangat efektif untuk pemerataan pembangunan,” kata Muwaffik, Senin, 19 Oktober 2020.

Program dana hibah untuk RT ini, jelas Muwaffik, akan membuat masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembayaran pajak mereka. Dana tersebut tidak hanya bisa untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk pelatihan-pelatihan warga.

“Kalau ada insfrastruktur yang mau diperbaiki, selokan misalnya, tidak perlu menunggu musrembang dulu. Bisa langsung menggunakan dana RT,” ujarnya.

Soal inovasi yang menjadi percontohan secara nasional, menurut Muwaffik, None adalah jagonya. Program aplikasi e-panrita milik Dinas Pendidikan Sulsel, misalnya. Program yang diciptakan adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, menjadi percontohan nasional.

“Pak None juga yang menciptakan inovasi pelayanan perizinan satu pintu saat menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Investasi, yang juga dijadikan percontohan nasional oleh KPK,” bebernya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 22:45
Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat atas kondisi warganya yang hidup dal...
Daerah01 Mei 2026 22:12
Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi baru terbarukan dengan Solar Karya ...
Daerah01 Mei 2026 22:08
Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Muly...
Politik01 Mei 2026 22:04
Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sul...