Partai GOlkar

Kantongi Diskresi, Dukungan IAS Terus Bertambah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 27 Juni 2026 15:45

Kantongi Diskresi, Dukungan IAS Terus Bertambah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pasca terbitnya “surat sakti” berupa diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, peta dukungan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan mulai bergeser.

Sejumlah DPD II yang sebelumnya mendukung Munafri Arifuddin (Appi) kini mengalihkan dukungan kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Salah satunya adalah DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng. Pengalihan dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak.

Menurut Andi Kaswadi, diskresi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara bijak oleh seluruh kader.

“Diskresi yang dikeluarkan DPP bukan sekadar administrasi organisasi, tetapi merupakan keputusan politik strategis yang wajib dihormati,” ujarnya.

Mantan Bupati Soppeng dua periode itu menegaskan bahwa terbitnya diskresi harus dimaknai sebagai arah kebijakan yang ditentukan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar.

Karena itu, kata dia, loyalitas kader harus tetap berada pada garis komando organisasi.

“DPD II Golkar Soppeng memilih untuk tegak lurus terhadap keputusan tersebut. Kami mengalihkan dukungan kepada IAS sebagai bentuk kepatuhan kepada DPP,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Sulawesi Selatan memiliki keistimewaan dibandingkan daerah lain.

Menurutnya, hanya di Sulawesi Selatan surat diskresi diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar.

Proses penyerahan tersebut dinilai sarat makna, karena dilakukan di hadapan jajaran elite DPP Golkar, mulai dari Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, hingga para Wakil Ketua Umum.

“Penyerahan langsung oleh Ketua Umum di hadapan elite inti DPP tentu bukan tanpa pesan. Ini menunjukkan bahwa keputusan tersebut memiliki urgensi dan nilai strategis,” jelasnya.

Andi Kaswadi menilai langkah tersebut menjadi sinyal kuat terkait arah politik partai yang harus dipahami oleh seluruh kader di daerah.

Ia menegaskan bahwa sikap DPD II Golkar Soppeng bukan sekadar menentukan pilihan kandidat ketua, tetapi merupakan bentuk loyalitas terhadap garis komando partai.

“Loyalitas kepada DPP adalah prinsip utama. Ini bukan lagi soal pilihan pribadi, melainkan kepatuhan terhadap keputusan organisasi,” katanya.

Menjelang pelaksanaan Musda, ia mengajak seluruh kader Golkar untuk tetap solid dan menjaga persatuan.

Menurutnya, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi internal partai.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga kekompakan dan membesarkan Partai Golkar ke depan,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 September 2026 16:46
12.361 KK di Panakkukang Diproyeksikan Nikmati Iuran Sampah Gratis, Nilainya Capai Rp2,8 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Program pembebasan iuran sampah yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Di Kecamatan Panakkukang, ...
Metro06 September 2026 16:03
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kebijakan pembebasan iuran sampah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diperluas. Di Kecamatan Tamalanrea, jumlah rumah tangga y...
Metro06 September 2026 15:59
Memutus Rantai Pernikahan Usia Anak, TP PKK Sidrap Dorong Gerakan Bersama
SIDRAP, Trotoar.id — Pernikahan usia anak tidak hanya mengubah jalan hidup seorang anak. Dampaknya dapat merembet ke pendidikan, kesehatan, kondisi ...
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...