Makassar, Trotoar.id – Jurnalis perempuan berinisial F korban pelecehan seksual secara verbal oleh oknum honorer Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi melakukan pelaporan ke Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Makassar, pada Rabu, (4/11) malam.
“Laporannya sudah kami terima dan kami akan tindaklanjuti laporan korban,” ujar Abd Gafur kepada jurnalis KabarNews di Kantor P2TP2A Kota Makassar, Jalan Anggrek Raya.
Abd Gafur komitmen akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar untuk dugaan pelechan yang dialami korban dan akan menghubungi Satpol PP Kota Makassar terkait bukti CCTV.
Sementara alasan korban cukup jelas mengapa melakukan pelaporan, karena tak ingin kejadian yang sama terulang lagi kedepannya untuk perempuan-perempuan yang beraktivitas di Kantor Balai Kota Makassar.
Dan, siapa sangka korban saat ini mengaku merasa trauma, “Kalau saya ingat kejadian tadi, saya merasa gemetar, apalagi saat itu saya cuman berdua dengan dia [pelaku] jadi bisa saja hal buruk menimpa saya. Saya merasa trauma,” kuncinya.
(Al/Drl)




Komentar