Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham Dorong Kesempatan Kerja Inklusif: Disabilitas Bukan Batas untuk Berkarya

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 09 Agustus 2026 16:23

Aliyah Mustika Ilham Dorong Kesempatan Kerja Inklusif: Disabilitas Bukan Batas untuk Berkarya

MAKASSAR, Trotoar.id — Kesempatan kerja yang adil tidak boleh berhenti pada mereka yang memiliki kondisi fisik tanpa hambatan.

Pemerintah dituntut memastikan setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki ruang yang sama untuk bekerja, mengembangkan kompetensi, bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menghadiri Layanan Kewirausahaan, Sosialisasi Penempatan Disabilitas, dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) yang digelar Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI di Aula Balai Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang dibuka Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sukro Muhab, itu mempertemukan sekitar 208 peserta dari berbagai latar belakang.

Mulai dari penyandang disabilitas, pelaku tenaga kerja mandiri, dunia usaha hingga pemangku kepentingan ketenagakerjaan hadir dalam satu forum yang diarahkan untuk memperluas akses kerja sekaligus membuka peluang kewirausahaan.

Aliyah memberikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya BPKK Kendari, yang memilih Makassar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Menurutnya, kehadiran program tersebut menjadi bukti bahwa agenda ketenagakerjaan mulai diarahkan pada pendekatan yang lebih inklusif, dengan memastikan kelompok disabilitas tidak tertinggal dalam akses terhadap pekerjaan dan pengembangan usaha.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto: Pentingnya Menanamkan Nilai-Nilai Al-Quran pada Anak-Anak

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya BPKK Kendari, karena telah menghadirkan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama sahabat-sahabat penyandang disabilitas di Kota Makassar,” ujar Aliyah.

Bagi Aliyah, persoalan utama bukan terletak pada keterbatasan fisik, melainkan sejauh mana lingkungan sosial dan dunia kerja memberikan ruang yang setara.

Ia menegaskan penyandang disabilitas memiliki kemampuan, semangat dan tekad untuk berkembang apabila memperoleh akses, fasilitas dan kesempatan yang adil.

“Sesungguhnya penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti kita semua. Yang membedakan hanya kondisi fisik, tetapi semangat, kemampuan, dan tekad mereka tidak kalah dengan siapa pun,” tegasnya.

Karena itu, Pemkot Makassar terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, menekan angka pengangguran serta memperkuat sektor usaha mikro.

Bagi Aliyah, pemberdayaan harus diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima program, tetapi mampu berdiri dan berkembang secara mandiri.

Ia pun meminta para peserta tidak menjadikan pelatihan sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan, keterampilan dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan harus diterjemahkan menjadi langkah konkret untuk mengembangkan usaha maupun meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.

Baca Juga  Danny Pomanto Jadi Tamu Khusus WCS 2024 di Singapura

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan serius, menambah ilmu, memperluas jaringan, serta meningkatkan kapasitas usaha. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah awal membangun usaha yang berkelanjutan,” pesannya.

Aliyah juga membawa pengalaman ketika masih menjadi Anggota Komisi IX DPR RI periode 2014–2024 yang bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Ia menilai skema Tenaga Kerja Mandiri memiliki potensi besar jika diikuti secara serius karena tidak hanya memberikan pembekalan awal, tetapi juga membuka ruang pendampingan dan pengembangan usaha.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi memiliki tahapan lanjutan berupa pendampingan bahkan penguatan modal usaha bagi peserta yang menunjukkan perkembangan usahanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKK Kendari, Mashur Malaka, mengatakan lembaganya merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Ketenagakerjaan dengan wilayah kerja yang mencakup Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kewirausahaan inklusif sekaligus membangun ekosistem ketenagakerjaan yang terbuka, setara dan bebas diskriminasi.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Resmikan Showroom Motoplex Putra Sulawesi, Dorong Kontribusi Pajak untuk PAD

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sukro Muhab, menambahkan bahwa kewirausahaan merupakan salah satu strategi penting untuk menekan pengangguran.

Dengan sekitar 59 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor informal, penguatan kapasitas wirausaha dinilai penting untuk menciptakan sumber-sumber ekonomi baru sekaligus lapangan kerja.

“Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

Di akhir kegiatan, Sukro Muhab menyerahkan cendera mata kepada Aliyah Mustika Ilham sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemkot Makassar terhadap program perluasan kesempatan kerja.

Bagi Makassar, momentum tersebut mempertegas arah kebijakan ketenagakerjaan yang tidak hanya mengejar angka penyerapan tenaga kerja, tetapi juga memastikan kelompok rentan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh secara ekonomi.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Zainal Ibrahim. Hadir pula jajaran Kementerian Ketenagakerjaan, BPVP Makassar, BPKK Kendari, BPVP Kendari, Balai K3 Makassar, BPVP Pangkep, BPVP Bantaeng serta Balai Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Metro09 Agustus 2026 16:23
Aliyah Mustika Ilham Dorong Kesempatan Kerja Inklusif: Disabilitas Bukan Batas untuk Berkarya
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...