Soal Dugaan Pungli Kanre Rong, Kejari Makassar Target 60 Hari Tuntas!

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 20 November 2020 03:18

Soal Dugaan Pungli Kanre Rong, Kejari Makassar Target 60 Hari Tuntas!

Makassar,Trotoar.id- Kejaksaan Negeri Makassar kabarnya mempercepat proses penyelidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi.

Kabar tersebut diungkap oleh Kepala Kejaksaan Negeri Makassar yakni Andi Sundari saat ditemui awak media, ia mengatakan penyelidikan telah ditangani pihak pidsus.

“Sedang dilaksanakan penyelidikan di tingkat pidsus. Kebetulan surat perintah penyelidikan sudah saya tanda tangani dua hari yang lalu, “ujar Andi Sundari kepada awak media.

Sedangkan untuk jadwal pemanggilan saksi-saksi dalam hal untuk dimintai keterangan, kata Sundari pihaknya sudah merencanakan.

Baca Juga  Peduli Rakyat, Pemprov Sulsel Gelar Pasar Murah Ramadan

“Target penanganan secepatnya, kita punya SOP, penyelidikan 60 hari kita usahakan penuhi itu,”terang Sundari.

Walau dalam prosesnya masih menemukan hambatan, Sundari berjanji akan memberikan perhatian penuh dalam kasus dugaan pungli lapak pedagang Kanre Rong.

“Kami mohon doanya semoga bisa sesuai target yang diharapkan,”harapnya.

Kendati begitu dalam tahap penyelidikan Pidsus akan fokus mencari adanya unsur-unsur perbuatan pidana pada kegiatan yang diselidiki awal oleh Bidang Intelejen Kejari Makassar.

Baca Juga  Bukannya Makin Kaya, Justru Kekayaan Andi Sudirman Turun Drastis Saat Jadi Orang Nomor Satu di Sulsel, Ini Profilnya

“Karena kita baru mencari apakah betul dalam tindakan itu ada tindakan pidana, kalau kita di penyelidikan sudah yakin ada tindak pidana maka nanti kita tingkatkan ke penyidikan, ” umbar Sundari.

Sebelumnya Bidang Intelejen Kejari Makassar telah merampungkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, diantaranya pihak pemilik dan pengguna lapak Kanre Rong.

Dimana dari hasil pengambilan keterangan saksi-saksi yang dimaksudkan bidang intelejen berhasil menemukan adanya indikasi dugaan pelanggaran terhadap aturan yang ada.

Baca Juga  Pesona Bonsai di Bumi Lamaranginang Layak Bersaing Ditingkat Nasional

“Indikasi perbuatan melawan hukum sudah ada, insya allah dalam kasus ini kami akan beri perhatian penuh karena menyangkut para pedangan pengguna kios yang seharusnya kita bantu, bukan mengambil keuntungan dari mereka,”beber Adriansyah Akbar.

Sekedar diketahui, penyelidikan kasus dugaan pungli kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi telah memeriksa 60 orang saksi, diantaranya Kepala Koperasi dan UKM dan Kepala UPTD Kanre Rong.

“Mereka kooperatif dalam memberikan keterangan, “Adriansyah menandaskan. (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik31 Oktober 2026 13:39
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar Jadi Prioritas Caleg Mendatang
MALINO, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DP...
Politik30 Oktober 2026 22:52
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Melalu...
Metro30 Oktober 2026 21:00
Wamen Kebudayaan Apresiasi Appi, Rekomendasi KMI 2026 Dibawa ke Presiden
MAKASSAR, Trotoar.id — Keberhasilan Kota Makassar menjadi tuan rumah Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 mendapat apresiasi dari WakiMK Tolak Guga...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...