
Trotoar.id, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, Pemkab Sidrap menghadirkan E-Puskeswan (Katalog Layanan Kesehatan Hewan) sebagai solusi digital untuk mempermudah akses layanan kesehatan hewan bagi masyarakat.
Inovasi yang digagas oleh drh. Meidianti Sari ini memanfaatkan teknologi digital untuk menyediakan informasi layanan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) secara cepat, mudah, dan transparan, khususnya bagi para peternak.

E-Puskeswan hadir menjawab keterbatasan akses informasi yang selama ini menjadi kendala.
Sebelumnya, peternak harus datang langsung ke kantor Puskeswan atau menghubungi petugas untuk memperoleh informasi terkait layanan seperti vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, pengobatan, konsultasi, hingga pengurusan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Kondisi geografis serta proses birokrasi yang cukup panjang kerap menyebabkan keterlambatan penanganan kesehatan ternak di lapangan.
“Melalui E-Puskeswan, seluruh informasi layanan kini tersedia dalam katalog digital yang dapat diakses melalui tautan berbasis s.id serta disebarluaskan melalui media sosial resmi Puskeswan,” ujar drh. Meidianti Sari.

Melalui katalog digital tersebut, masyarakat kini dapat mengetahui jenis layanan, prosedur operasional, hingga alur pelayanan kapan saja dan dari mana saja tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Tak hanya meningkatkan efisiensi layanan, E-Puskeswan juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian penyakit hewan di daerah.
Kabupaten Sidrap sendiri masih menghadapi ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta kasus gigitan hewan penular rabies.
Dengan kemudahan akses informasi, diharapkan pelaporan dan penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Penerapan inovasi ini sekaligus memperkuat agenda transformasi digital pemerintahan daerah serta mendorong sektor peternakan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan.
Pemkab Sidrap berharap kehadiran E-Puskeswan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan Puskeswan, sehingga kesehatan ternak tetap terjaga, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan peternak semakin berkembang.


Komentar