DILAN Percaya Politik Uang Tidak Mempan di Pilwalkot Makassar 2020

Suriadi
Suriadi

Minggu, 22 November 2020 22:28

DILAN Percaya Politik Uang Tidak Mempan di Pilwalkot Makassar 2020

Makassar, Trotoar.id – Gelombang dukungan untuk Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), semakin masif dan tidak terbendung. Berbagai elemen masyarakat bergabung secara sukarela dalam barisan pemenangan pasangan doktor dan dokter itu. Tanpa iming-iming materi, semacam politik uang yang disinyalir banyak ditawarkan tim paslon lain.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, mengaku terharu dan mengapresiasi besarnya dukungan masyarakat terhadapnya. Hebatnya lagi, individu maupun komunitas pendukung DILAN kerap melakukan kerja-kerja pemenangan secara swadaya. Hal itu dinilainya membuktikan pihaknya didukung rakyat dan politik uang tidak mempan lagi pada Pilwalkot Makassar 2020.

“Dukungan masif masyarakat itu yang selalu menguatkan dan memberikan semangat kepada tim DILAN untuk terus berjuang. Kita akan buktikan politik uang tidak lagi mempan pada Pilwalkot Makassar, suara dan dukungan rakyatlah yang menjadi penentu akhir,” kata Deng Ical, Minggu (22/11).

Kader Muhammadiyah itu menjelaskan politik uang memang sulit dihindari dan merupakan fenomena yang selalu dijumpai pada pesta demokrasi. Hanya saja, pilihan akhir ada pada individu itu sendiri. Sebagai manusia yang punya pikiran, tentu setiap individu dapat menentukan pilihan secara bebas. Toh, memilih kandidat karena materi atau intervensi hanya akan berdampak buruk pada daerah.

Di Sulsel sendiri sebenarnya ada beberapa pilkada lalu yang dapat menjadi rujukan bahwa politik uang tidak lagi mempan. Misalnya Pilkada Sidrap, dimana paslon yang menang bukanlah kandidat berduit. Bila orang di Kabupaten Sidrap saja sudah sangat rasional dalam memilih pemimpin, ya pasti orang di Kota Makassar pun akan demikian.

“Orang-orang di Sulsel, apalagi Kota Makassar itu cerdas dan sangat rasional. Bahkan, untuk masyarakat kelas bawah sekalipun tidak mudah terpengaruh dengan politik uang. Ya bisa jadi dia terima uangnya, tapi mereka nggak akan milih saat pencoblosan karena sudah punya calon tersendiri,” ucap mantan Wakil Wali Kota Makassar itu.

Deng Ical pun mengajak segenap masyarakat Kota Makassar untuk melawan politik uang demi hasil pilkada yang demokratis dan berkualitas. Wali kota yang terpilih dari hasil politik uang dipastikan hanya akan menyesengrakan rakyat karena tidak berintegritas. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juli 2026 21:04
Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola APBD
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mewakili Wali Kota Makassar menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan ...
Metro17 Juli 2026 21:00
Wakil Wali Kota Makassar Resmikan UNIQLO Neighborhood Collaboration, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration di gerai UNIQLO, Trans...
Metro17 Juli 2026 20:57
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Rp15 Miliar Sah Secara Hukum, Seluruh Proses Sesuai Regulasi
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menegaskan bahwa alokasi dana hibah untuk Komite Olahraga Nasio...
Politik17 Juli 2026 20:51
Didukung 22 DPD II, IAS Lampaui Syarat Minimal Pencalonan Ketua Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Kekuatan dukungan terhadap bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai terlih...