Orang Tua Korban Pelecehan Seksual Beberkan Kronologi Yang Menimpa Anaknya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 24 November 2020 20:05

Orang Tua Korban  Pelecehan Seksual Beberkan Kronologi Yang Menimpa Anaknya

Makassar,Trotoar.id- Kasus dugaan tindak pidana Pelecehan seksual kembali lagi terjadi di Kota Makassar, kali ini tindakan tidak senonoh dialami seorang bocah perempuan berusia 7 tahun.

Sebut saja Mawar (nama samaran) bocah yang mendapatkan perlakuan tidak wajar berupa pelecehan seksual ini diduga dilakukan seorang mahasiswa berinisial Y.

Belakangan terungkap saat korban [mawar] menceritakan kejadian yang dialaminya ke tantenya, karena korban kerap mengalami rasa sakit dibagian alat vital.

Berdasarkan pengakuan orang tua bocah belia yang telah disamarkan namanya itu mengungkapkan awal pelaku melancarkan aksinya saat celana korban mulai dibuka.

Kemudian di ajak nonton film dewasa, setelah itu pelaku yang diduga mahasiswa itu memperlihatkan alat kelaminnya ke korban [Mawar].

“Korban diajarai  olahraga, kalau celananya dibuka, dia juga diajak nonton film. Pelaku juga sempat kasih liat kemaluannya dan kasih sentuh dengan alat vital korban, ” ujar orang tua korban berinisial ZL kepada sejumlah wartawan saat ditemui, Selasa (24/11/2020).

Orang tua korban sangat menyayangkan tindakan asusila yang dialami anaknya berlangsung di kediaman terduga pelaku Jalan Bakti, Panakkunang, Makassar.

“Korban mengaku setelah beberapa minggu kemudian. Korban mengaku bulan ini, sekitar 20 November. Anak ini cerita sama tante, soal kejadian yang dialami, ” keluhnya.

Dari informasi yang didapat hal memalukan tersebut telah di lakukan secara berulang oleh pelaku yang diduga berstatus mahasiswa.

Mulusnya aksi bejat tersebut, ditengarai rumah korban dan pelaku merupakan bertetangga yang jaraknya hanya dipisahkan dua rumah.

“Ini telah dilakukan secara berulang. Pelaku tetangga hanya jarak dua rumah. Pengakuan korban pelaku sudah beberapa kali, “sebutnya.

Adapun upaya untuk menutupi kasus tersebut, kata ZL, orang tua terduga pelaku sempat melakukan upaya  persuasif kepada pihak keluarga korban.

Hanya saja mendapat penolakan dan tetap di laporkan ke penegak hukum untuk memberikan efek jera.

“Pengakuan orang tua pelaku, sempat melakukan upaya persuasif, dia mau sogok uang 10 juta. Tapi kami menolak, “ungkapnya.

Ironisnya, pelaku yang sempat di laporkan ke Polrestabes kota Makassar untuk di proses hukum, kabarnya telah di bebaskan.

“Pelaku sempat ditahan selama dua hari, tapi dibebaskan dengan alasan barang bukti belum terpenuhi. Korban juga telah visum, namun penyidik belum mengambil hasil visum, ” keluhnya.

Terpisah Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, IPTU Ismail mengatakan, pelaku dugaan pelecehan tidak dilakukan  penahanan lantaran tidak mencukupi alat bukti.

“Iya pasti dong, kalau penyidik tidak menahan tersangka berarti tidak cukup buktinya, ” katanya saat dihubungi.

Terkait bukti visum yang dimiliki pihak korban, kata IPTU Ismail, masih dalam tahap penyelidikan.

“Jadi begini, kalau kasusnya itukan sementara tahap lidik, saya juga sudah bicara sama keluarga korban untuk kita menghubungi teksos, pisikolog. Nah memang waktu kejadian itu tidak ada saksi karena cuman berdua, ” urainya.

Menurut Ismail untuk pemenuhan alat bukti mesti berdasarkan fakta, sedangkan keterangan dari orang tua korban masih belum bisa dianggap sebagai saksi.

Walau begitu, kata Ismail pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara dalam kasus dugaan tindak asusila yang dialami seorang bocah.

“Kita ini harus berdasarkan sesuai fakta, karena keterangan dari orang tua masih belum bisa di anggap sebagai saksi. Intinya sementara di selidiki ini, dalam waktu dekat kita akan melakukan gelar perkara untuk kasus ini, “Ismail menandaskan. (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...