Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Susuri Sawah Tiga Kecamatan, Siapkan Sumur Bor hingga Pompa Danau Hadapi El Nino

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 30 Agustus 2026 10:50

Bupati Sidrap Susuri Sawah Tiga Kecamatan, Siapkan Sumur Bor hingga Pompa Danau Hadapi El Nino

SIDRAP, Trotoar.id— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi memperpanjang musim kemarau dan mengganggu ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif turun langsung ke sejumlah kawasan persawahan untuk memastikan pasokan air tetap tersedia dan produktivitas padi tidak terganggu. Ia menyusuri area persawahan di tiga kecamatan, yakni Watang Pulu, Baranti, dan Watang Sidenreng, Sabtu (28/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Syaharuddin tidak hanya melihat kondisi tanaman padi, tetapi juga mengecek sumber air dan sistem pengairan yang selama ini menopang aktivitas pertanian masyarakat.

Bupati didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Pertanian Sidrap Ibrahim, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Peninjauan lapangan itu dilakukan untuk memetakan titik-titik yang berpotensi mengalami kekurangan air sekaligus menentukan langkah cepat yang dapat dilakukan pemerintah daerah agar petani tetap bisa mempertahankan produksi di tengah kondisi cuaca yang semakin menantang.

Di Kecamatan Watang Pulu, Syaharuddin mengecek langsung debit air yang menjadi sumber pengairan persawahan.

Menurut dia, keberadaan program listrik masuk sawah turut membantu petani mempertahankan aktivitas pertanian meski pasokan air mulai menghadapi tekanan akibat musim kemarau.

“Alhamdulillah, berkat adanya listrik masuk sawah, pertanian di sini masih selamat. Untuk yang belum ada sumur bornya, kita akan carikan solusinya,” ujar Syaharuddin.

Pemkab Sidrap, kata dia, tidak ingin persoalan keterbatasan air dibiarkan berkembang menjadi ancaman terhadap produksi. Karena itu, titik-titik sawah yang belum memiliki sumber air alternatif akan menjadi perhatian untuk segera dicarikan solusi.

Langkah serupa disiapkan di Kecamatan Baranti. Pemerintah daerah berencana menambah titik sumur bor untuk memperluas jangkauan sumber air sehingga kebutuhan pengairan sawah dapat dipenuhi, terutama pada wilayah yang paling rentan terdampak kemarau.

“Insyaallah kita akan tambah titik bor di sini supaya bisa mengaliri air semua,” katanya.

Sementara itu, di Kecamatan Watang Sidenreng, Pemkab Sidrap menyiapkan skema yang lebih besar dengan memanfaatkan sumber air dari Danau Sidenreng. Air danau rencananya akan dipompa untuk membantu mengairi areal persawahan yang membutuhkan pasokan air.

Selain pemompaan, pemerintah daerah juga akan melakukan pekerjaan pengurukan untuk mendukung optimalisasi sistem pengairan tersebut. Syaharuddin meminta langkah teknis itu segera dikerjakan agar kebutuhan air tanaman padi dapat ditangani sebelum kondisi semakin kritis.

“Kita akan pompa air Danau Sidenreng untuk mengaliri persawahan. Pengurukan juga akan kita lakukan dan segera dikerjakan secepatnya agar padi di Watang Sidenreng bisa diselamatkan,” tegasnya.

Berbagai langkah tersebut menunjukkan upaya Pemkab Sidrap untuk tidak hanya mengandalkan pola pengairan yang sudah ada. Sumur bor, listrik masuk sawah, hingga pemanfaatan air Danau Sidenreng disiapkan sebagai bagian dari strategi menjaga lahan pertanian tetap produktif ketika kemarau berkepanjangan melanda.

Bagi daerah yang menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat, ketersediaan air menjadi faktor krusial. Karena itu, Syaharuddin menegaskan pemerintah daerah akan terus melakukan intervensi di lapangan untuk memastikan petani tidak menghadapi ancaman kekeringan seorang diri.

Peninjauan di tiga kecamatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidrap menjaga keberlangsungan produksi padi dan melindungi aktivitas ekonomi petani dari dampak perubahan pola cuaca.

Pemerintah daerah berupaya memastikan ancaman El Nino tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar bagi ketahanan pangan daerah.

Penulis : Akbar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 11:35
Dies Natalis ke-66 FT Unhas, Andi Sudirman Ajak Engineer Kawal Pembangunan Infrastruktur Sulsel
GOWA, Trotoar.id— Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak keluarga besar Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas), khusus...
Metro30 Agustus 2026 11:04
Gerakan Indonesia Asri di Pantai Losari, Appi: Menanam Pohon adalah Menanam Harapan untuk Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerukan kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan menjaga lingkung...
Metro30 Agustus 2026 10:41
Minggu Pagi, Appi Lepas Ribuan Peserta PPNI Fun Run dan Jalan Sehat Gerakan Koperasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengawali Minggu paginya dengan dua agenda yang mengusung semangat berbeda, namun memili...
Metro29 Agustus 2026 23:45
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Ditutup, Kepala BKN Apresiasi Makassar dan Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Nasional 2026 resmi berakhir. Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar men...