Massa 1812 menolak dites rapid
Sebelum dibubarkan,massa simpatisan Rizieq menolak dites rapid saat hendak di-test. Massa yang sudah berkumpul pun langsung dipaksa untuk Rapid Test, tim pemburu Covid-19 Pemprov DKI Jakarta diterjunkan untuk memeriksa pengunjuk rasa.
Saat Aksi polisi terus mengimbau warga untuk tidak melakukan aksi, karena saat ini tengah Pandemi Covid-19. Kapolres Jakpus, Kombes Pol Heru Novianto bahkan dengan tegas mengancam akan membubarkan paksa aksi massa.
Tapi tak mengindahkan himbauan tersebut, massa pun dipukul mundur hingga Tanah Abang.
Lanjut baca di halaman berikutnya.




Komentar