Gedung Kantor DPRD Kota Makasaar. FOTO: Lt/Trotoar.id
TROTOAR.ID, Makassar – Di tengah pandemi covid-19 sekarang, para Anggota DPRD Kota Makassar kembali ramai-ramai melakukan kunjungan dengan jalan-jalan ke Bali.Padahal sebelumnya telah ada legislator dan stafnya terpapar virus ketika melakukan kunjungan ke Bali baru-baru ini.
Tetapi hal tersebut sepertinya tidak jadi pertimbangan untuk tidak melakukan kunjungan ke luar daerah di tengah pandemi. Apalagi penyebaran virus corona kembali mengganas di hampir seluruh daerah di Indonesia
Kali ini para Anggota Dewan di DPRD Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Penguatan Fungsi Pengawasan Anggota DPRD Makassar” yang berlangsung pada tanggal 27 – 29 Desember 2020 di Hotel The One Legian, Kuta – Bali.
Humas DPRD Kota Makassar, Taufik Natsir mengatakan bahwa yang mendaftar untuk ikut Bimtek, 35 orang. Tetapi tidak berangkat semua lantaran ada diantaranya dinyatakan positif dari hasil tes swab.
“Yang mendaftar ikut Bimtek 35 orang, dan ikut juga satu pejabat struktural untuk pelayanan dan fasilitasnya. Dari 5 legislator yang positif, 2 yang (positif corona juga ikut) terdaftar,” kata dia ketika dihubungi oleh Trotoar. Minggu (27/12/2020).
Namun apa jadinya jika Anggota Dewan memunculkan bibit covid-19. “Bukan ranah kita itu menentukan klaster atau bukan, yang jelas Bimtek itu adalah hak melekat pada dewan yang dilindungi undang-undang,” kata dia.
Selain itu, tambah dia, untuk menghindari corona pasti panitia tetap menegakkan protokol kesehatan.
“saya rasa, anggota yang berangkat itu pasti dinyatakan negatif sebelum berangkat karena di bandara ada pemeriksaan hasil test antigen,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengaku tak mengikuti Bimtek tersebut karena dirinya sedang menjalani isolasi mandiri.
“Saya kira semua kembali ke anggota dewan dalam menyikapi ini (Bimtek di tengah pandemi). artinya yang merasa aman dengan kondisi mereka, tidak masalah untuk mengikuti Bimtek ini tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” kata perempuan yang akrab disapa Suhada itu kepada Trotoar saat dihubungi.
Pada kesempatan itu, DPRD Kota Makassar bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ngurah Rai (LPPM-UNRI)
Sebelumnya, dalam perjalanan dinas sejumlah fraksi-fraksi di DPRD Kota Makassar pada tanggal 21-22 Desember 2020, setidaknya ada 10 orang yang terpapar corona setelah pulang ke Makassar, diantaranya 5 anggota dewan dan 5 staf yang terkonfirmasi positif usai swab test. (Al/Lt)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.