BNPB: 3 Warga Meninggal Dunia dan 1 Hilang Akibat Banjir yang Merendam 8 Kecamatan di Manado

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 23 Januari 2021 01:44

Sungai di Kelurahan Batukota, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, meluap akibat hujan deras. Dok: Istimewa/Susan Kawilingan.
Sungai di Kelurahan Batukota, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, meluap akibat hujan deras. Dok: Istimewa/Susan Kawilingan.

TROTOAR.ID – Hingga saat ini berdasarkan informasi yang berkembang, ada delapan kecamatan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, yang terdampak banjir. 

Bencana ini berlangsung pada hari ini, Jumat, 22 Januari 2021, sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui siaran persnya menyebut, dari laporan BPBD Kota Manado hujanlah sebagai salah satu pemicu terjadinya bencana tersebut.

“BPBD Kota Manado mencatat hujan dengan intensitas tinggi memicu debit air di daerah aliran sungai (DAS) Sawangan dan Tondano meluap. Berdasarkan data BPBD setempat pada pukul 21.00 WIB, delapan kecamatan di Kota Manado terendam air,” ujarnya Jumat, (22/1).

Ia menambahkan, “Banjir merendam Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting dan Singkil. Banjir mengakibatkan 3 orang warga meninggal dunia dan 1 orang lainnya hilang,” terangnya.

Raditya mengatakan BPBD masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi, “Tinggi genangan banjir sekitar 50 hingga 400 cm. BPBD masih melakukan kaji cepat di lapangan,” bebernya.

Dia menambahkan kondisi saat ini, listrik di sebagian besar wilayah masih padam dan jaringan telepon seluler tidak stabil untuk operator tertentu.

Sementara berdasarkan, peringatan dini cuaca dari BMKG, wilayah Sulawesi Utara berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat serta angin kencang pada 20 hingga 22 Januari 2021. Terpantau pada Info BMKG, esok hari, 23 Januari 2021, beberapa wilayah di Kota Manado masih berpotensi hujan ringan hingga lebat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Hal tersebut mengingat puncak musim hujan masih berlangsung hingga Februari 2021.

Penulis : Lutfi Muhammad

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Mei 2026 09:51
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event olahraga terbesar dan paling meriah di In...
Metro30 Mei 2026 18:45
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Grand Opening HIGAR CPI
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri grand opening HIGAR di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Sa...
Daerah30 Mei 2026 15:48
Sidrap Sabet Juara I Kinerja Terbaik Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar
KENDARI, TROTOAR.ID — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di...
Metro30 Mei 2026 13:09
Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di bawah kepemimpinan Wali Ko...