TROTOAR.ID – Usai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Makassar melakukan rapat paripurna pengesahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Danny-Fatma.
Ketua DPRD, Rudianto Lallo menanggapi terkait isu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang “berbondong-bondong” pindah ke Pemprov Sulsel, menjelang pelantikan wali kota Makassar yang baru.
Menurutnya, itu adalah hak masing-masing ASN. Sehingga ia menyimpulkan terserah ASN tersebut.
Baca Juga :
“Tetapi teori saya, ngapain mau pindah? Lebih baik pengabdian tetap di Kota Makassar,” ujarnya kepada TROTOAR, Kamis (28/1).
Tetapi jika ASN ingin pindah, kata dia, mestinya punya alasan yang berdasar sehingga memilih berpindah tempat kerja.
“Saya kira kalau alasan bla bla bla, ya sebaiknya fokus saja di Makassar, tetapi sekali lagi itu hak masing-masing, terserah, mau pindah? Monggo. Mau bertahan? Monggo,” kata legislator Nasdem ini. (*)




Komentar