Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, usai memimpin rapat paripurna pengesahan hasil penetapan KPU terhadap kemenangan pasangan Danny-Fatma di Pilwali Makassar 2020, Kamis (28/1) || Dok: Alam/TROTOAR.
TROTOAR.ID – Usai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Makassar melakukan rapat paripurna pengesahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Danny-Fatma.
Ketua DPRD, Rudianto Lallo menanggapi terkait isu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang “berbondong-bondong” pindah ke Pemprov Sulsel, menjelang pelantikan wali kota Makassar yang baru.
Menurutnya, itu adalah hak masing-masing ASN. Sehingga ia menyimpulkan terserah ASN tersebut.
“Tetapi teori saya, ngapain mau pindah? Lebih baik pengabdian tetap di Kota Makassar,” ujarnya kepada TROTOAR, Kamis (28/1).
Tetapi jika ASN ingin pindah, kata dia, mestinya punya alasan yang berdasar sehingga memilih berpindah tempat kerja.
“Saya kira kalau alasan bla bla bla, ya sebaiknya fokus saja di Makassar, tetapi sekali lagi itu hak masing-masing, terserah, mau pindah? Monggo. Mau bertahan? Monggo,” kata legislator Nasdem ini. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
This website uses cookies.