
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menargetkan pendapatan dari retribusi parkir Rp 46 miliar pada 2021.
Ha tersebut disampaikan Direktur PD Parkir Irhamsyah Gaffar, mengingat saat tahun 2021 PD parkir terus melakukan terobosan dan inovasi dengan menambah titik ruas jalan parkir elektronik dan kerja sama antar instansi yang dilakukan nantinya .
“Ya Kami menargetkan tahun ini Retribusi Parkir untuk PAD Makassar meningkat hingga Rp 46 Miliar<” Kata Irhamsyah Gaffar

menurutnya peningkatan target tersebut merupakan optimisme PD Parkir dalam memberikan kontribusi besar terhadap keuangan daerah, angka itu mengalami kenaikan Rp11 miliar dibanding sebelumnya. Pada parsial V APBD Kota Makassar 2020 ditetapkan senilai Rp35 miliar.
Irhamsyah menjelaskan prospek retribusi dari sektor perparkiran cukup menjanjikan. di tahun 2021, Namun demikian, pandemi Covid-19 diakui dapat menghambat realisasi.
“Asumsi pendapatan untuk tahun ini itu kurang lebih Rp46 miliar .Itu gak jauh beda angkanya kemarin Rp35 miliar (pada parsial V),” ujar Direktur Pd Parkir
Irhamsyah yang akrab disapa Ilo berujar, target pendapatan parkir sebenarnya diproyeksi bisa mencapai Rp 50 miliar tahun depan. Target itu dengan mempertimbangkan rencana peralihan status PD Parkir menjadi perusahaan umum daerah (perumda).

Dia optimistis perubahan status perusahaan bisa berkontribusi pada pencapaian pendapatan. Akan tetapi, hal itu akan dipertimbangkan kembali dalam APBD Perubahan 2021.
“Harapannya, sih, sebenarnya kita Rp50 miliar, tetapi kalau nanti di (APBD) perubahan (2021) memungkinkan untuk kita rubah, ya, kita rubah,” urai Ilo.
Di samping itu, PD Parkir Makassar Raya tengah memaksimalkan penerapan parkir elektronik (e-parkir). Implementasi sistem elektronik, diharap bisa menekan angka kebocoran retribusi parkir hingga 90%. (*)


Komentar