AUHM Nilai Pj Wali Kota Pilihan Nurdin Abdullah Tak Pedulikan Nasib Ribuan Pekerja THM

Suriadi
Suriadi

Rabu, 10 Februari 2021 20:20

Aksi goyang bareng di depan Balaikota Makassar, Rabu (10/2). | tim trotoar.id
Aksi goyang bareng di depan Balaikota Makassar, Rabu (10/2). | tim trotoar.id

TROTOAR.ID – Para pekerja Hiburan Malam di Kota Makassar, melayangkan sikap tegasnya atas penolakan terhadap pemberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Makassar.

Aksi kali ini berlangsung di Balaikota Makassar, dengan dipimpin oleh Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) Kota Makassar, Zulkarnain Ali Naru.

Para pekerja yang oposisi terhadap aturan PPKM tersebut protes dengan memainkan musik DJ diikuti goyangan para demonstran layaknya dalam sebuah ruangan tempat hiburan malam.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Luncurkan Baruga Pelayanan Masyarakat Sulsel

Zulkarnain Ali Naru menutut agar aturan PPKM dicabut. Pasalnya ia menilai penerapannya sama sekali tidak adil dan mendiskriminasi pelaku usaha.

“Perlu kita ketahui, tempat hiburan itu ada yang buka jam 8 malam tutup jam 10, itu kan tidak efektif,” terangnya.

Dalam pembahasan aturan ini, Zulkarnain mengaku terlibat sebatas mendengarkan akan tetapi tidak ada solusi.

Baca Juga  Besok Penyerahan Dukungan , KPU Makassar Sipakan 60 Orang SDM

“kita cuman diundang mendengarkan. Kita punya keluhan, tidak ditanggapi,” katanya.

Lanjut dia, THM resmi di Makassar setidaknya berjumlah 102 dari 118, bahkan adapula yang sudah tutup lantaran bangkrut.

Para demonstran ini akan menginap di Balaikota jika tuntannya tidak dipenuhi. Mereka juga akan akan mendatangi Kantor Gubernur Sulsel, pada Kamis (11/2) besok, menyalakan musik DJ sebagai bentuk protes.

Baca Juga  Gubernur Nurdin Abdullah Akan Memilih di TPS 45 Perdos Unhas

“Kita mau turunkan kekuatan 2.500 orang tetapi koordinasi aparat kepolisian tidak diizinkan, kita juga menghargai,” kata Zulkarnain.

Ia menganggap, sikap kurang peduli Pj Wali Kota terhadap pekerja THM dapat dimaklumi, padalnya Rudy Djamaluddin tidak dipilih oleh rakyat, tapi ditunjuk oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. (*)

Penulis : Alam/trotoar.id

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...