Tuntut PPKM Dicabut! Pekerja Hiburan Malam Aksi Goyang Bareng di Balaikota Makassar

Suriadi
Suriadi

Rabu, 10 Februari 2021 14:57

Aksi joget bareng di Balikota Makassar, Rabu (10/2) | tim trotoar.id
Aksi joget bareng di Balikota Makassar, Rabu (10/2) | tim trotoar.id

TROTOAR.ID – Aliansi Pekerja Hiburan Malam lakukan aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Makassar. Para pendemo ini menyalakan musik dan bergoyang bersama di depan Balaikota Makassar. Rabu (10/2).

Aksi yang diikuti ratusan orang ini bukan tanpa sebab, melainkan butut dari protes terhadap aturan pembatasan aktivitas malam oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

trotoar.id
Aksi goyang bareng di depan Balaikota Makassar, Rabu (10/2). | tim trotoar.id

Sekedar diketahui, aturan tersebut dianggap mampu mengendalikan penularan covid-19, sehingga pemerintah memilih aturan tersebut. 

Tetapi bagi pengusaha dan pekerja hiburan malam justru aturan itu adalah malapetaka bagi keberlangsungan hidup dan usahanya.

Para pendemo ini melakukan berbagai macam varian, mulai dari orasi hingga dangdutan bersama, dengan dipandu oleh seorang biduan yang merupakan pekerja hiburan malam.

Para pendemo ini menuntut Tempat Hiburan Malam untuk bisa beroperasi. Mereka mengecam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ketua Asosiasi Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnain Ali Naru menilai kebijakan tersebut tak berpihak kepada para pengusaha hiburan lantaran hanya membolehkan usaha lainnya beroperasi.

Ia menganggap bahwa pemberlakukan aturan ini sama sekali tidak efektif, “Kami anggap ini tidak adil karena jam operasional kita dibatasi. Ada yang buka jam 8 sampai 10 malam itu kan tidak efektif,” 

Sehingga menurutnya lebih baik kembali tetapkan Peraturan Wali Kota Nomor  51 dan 53 tentang protokol kesehatan, “Kami juga minta tetap Perwali 51 dan 53 itu dijalankan,” kata pria yang akrab disapa Zul ini, Rabu (10/2).

Lagi-lagi, para pekerja hiburan malam gagal menemui Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. 

Sama seperti aksi sebelumnya pada tanggal 13 Agustus 2020 lalu, pihaknya juga tidak bertemu dengan Pj Wali Kota.

Kabarnya, Rudy Djamaluddin sedang berada di Jakarta dalam rangka mencairkan dana hibah pariwisata dari Kemenparekraf RI, yang sebelumnya digembar-gemborkan oleh sejumlah pihak. (*)

Penulis : Alam/trotoar.id

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Mei 2026 16:36
DPRD Parepare Usul Hibah Aset 5 Hektare Milik Pemprov Sulsel untuk Warga
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sejumlah anggota DPRD Kota Parepare mengajukan usulan agar aset lahan seluas sekitar 5 hektare milik Pemerintah Provinsi Sula...
Daerah24 Mei 2026 23:08
Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui panggung seni di Kota Ma...
Daerah24 Mei 2026 23:05
Sabet Tiga Penghargaan di Gapura Awards Sulsel, IGTKI-PGRI Sidrap Raih Kado Terindah Akhir Kepengurusan
MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membangg...
Metro24 Mei 2026 22:59
Gubernur Sulsel Tinjau Progres Jalan Hertasning, Proyek MYP Capai 64 Persen
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan Program Multiyea...