DPRD Sulsel

DPRD Sulsel Soroti Proyek Bendung Lalengrie Ujung Lamuru, Dinilai Mubazir dan Layak Diaudit

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 10 Juli 2026 15:54

DPRD Sulsel Soroti Proyek Bendung Lalengrie Ujung Lamuru, Dinilai Mubazir dan Layak Diaudit

Makassar, Trotoar.id — Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asni, menilai penganggaran proyek bendung di Lalengrie, Ujung Lamuru, sebagai bentuk pemborosan anggaran yang perlu mendapat perhatian serius.

Menurut Hasni, proyek tersebut tidak menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengairan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ia menegaskan, DPRD Sulsel bahkan telah merekomendasikan agar proyek bendung tersebut diaudit secara menyeluruh guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai peruntukan.

“Ini seharusnya tidak dianggarkan lagi. Apa yang dikerjakan di sana tidak sesuai ekspektasi,” tegas Asni.

Lebih lanjut, ia juga mendorong agar proses audit melibatkan aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Hasni menilai, jika proyek tersebut tetap dilanjutkan tanpa evaluasi mendalam, maka berpotensi menjadi pemborosan anggaran yang berulang.

Ia menambahkan, masih banyak daerah di Sulawesi Selatan yang membutuhkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur pengairan, terutama untuk mendukung sektor pertanian.

“Masih banyak kabupaten yang membutuhkan irigasi untuk sawahnya, termasuk pembangunan jalan tani. Sulsel ini masih sangat bergantung pada sektor pertanian sebagai andalan,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai alokasi anggaran seharusnya difokuskan pada program-program yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Komisi D DPRD Sulsel, lanjut Hasni, akan terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap proyek-proyek infrastruktur, termasuk yang berada di Kabupaten Bone.

Ia juga memastikan pihaknya akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut terhadap proyek bendung tersebut agar tidak terjadi kesalahan sasaran dalam penggunaan anggaran.

“Pengawasan akan kami perketat, termasuk mendorong agar proyek ini diperiksa secara mendalam agar tidak salah sasaran,” pungkasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar lebih cermat dalam merencanakan dan merealisasikan proyek pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik12 Agustus 2026 16:03
Usman Marham Desak Golkar Sulsel Beri Ruang Lebih Besar bagi Kader Muda
Trotoar.id, Pinrang — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, menyampaikan pesan tegas kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selata...
Ajatappareng12 Agustus 2026 15:51
Banggar DPRD Sulsel Desak Pemprov Anggarkan Rp18 Miliar untuk Ganti Rugi Lahan Sisi Utara Stadion Sudiang
MAKASSAR, Trotoar.id — Sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Provinsi Sulsel segera mengalokasikan ang...
Daerah11 Agustus 2026 23:53
Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Barru Berubah Jadi Panggung Kegembiraan, Bupati Andi Ina Traktir Es Krim Peserta
BARRU, Trotoar.id — Jalanan Kabupaten Barru, Selasa (11/8/2026), mendadak berubah menjadi panggung kegembiraan. Bukan hanya barisan peserta yang ber...
Nasional11 Agustus 2026 23:50
KSP Kawal Percepatan Investasi dan Hilirisasi, Realisasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
JAKARTA, Trotoar.id — Kantor Staf Presiden (KSP) memperkuat pengawalan terhadap percepatan investasi dan hilirisasi nasional. Langkah ini diarahkan ...