
TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Dimasa Akhir Jabatannya sebagai Penjabat Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin memerintahkan Kesatuan Bangsa dan Politik melaporkan tiga personil satpol PP Pemkot Makassar ke Pihak Kepolisian
Personil Satpol PP dilaporkan ke polisi lantaran sejumlah Pegawai Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Makassar menggelar Unjuk Rasa di halaman kantor walikota Makassar.
Menyikapi hal tersebut kepala satuan Polisi Pamong Praja, Imam Hud mengungkapkan dirinya tidak gentar dengan laporan tersebut bahkan dia siap dicopot dari jabatannya kalau dianggap bersalah

Namun dia meminta semua pihak untuk melihat duduk persoalan yangengakibatkan ratusan Pegawai THM menyerobot masuk ke kantor Balaikota sambil melakukan orasi dengan bergoyang.
“Kalau ada yang salah saya siap diberi sanksi dan hukuman apapun, namun kita lihat duduk persoalannya,” Kata Imam Hud
Imam mengungkapkan peristiwa itu terjadi lantaran personil yang bertugas kemarin tidak sebanding dengan jumlah massa yang menerobos masuk kedalam halaman kantor walikota Makassar
Dan jika pengamanan yang dilakukannya anak buahnya dianggap lalai dan bersalah dirinya siap bertanggung jawab bahkan siap menjalani proses hukum jika apa yang dianggap Pj Walikota salah di mata dia.

“Terserah beliau maunya bagaimana, copot saya, saya siap laporkan saya saya juga siap, yang jelas anak buah saya sudah menjalankan tugasnya dengan maksimal, ” Katanya


Komentar