Categories: Daerah

PSK Online Diduga Bersarang dalam Sebuah Penginapan di Sinjai

TROTOAR.ID – ‘Dunia malam’ merupakan salah satu hal yang sulit dibantah keberadaannya, bahkan nyaris di setiap daerah di Indonesia.

Motif prostitusi online memang menjamur di mana-mana, bahkan hingga ke daerah-daerah.

Demikian juga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, walau belum diketahui secara pasti. Namun salah seorang pemuda mengaku hal semacam ini juga ada di daerah yang berjuluk “Bumi Panrita Kitta.”

Pemuda yang enggan disebut namanya itu mengaku telah tertipu oleh sosok yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis online, pada Senin, (15/2/2020).

“Saya sudah transfer uang kurang lebih dua ratus ribu, setelah itu dia minta lagi. Tapi saya tolak permintaannya, setelah menerima kode booking yang mencatut nama Wisma Sandika,” kata pria yang meminta namanya tidak ditulis dalam berita trotoar.id, Selasa (16/2/2021).

Bahkan tidak hanya sekali hal semacam ini terjadi, Putra daerah Sinjai itu pun mengklaim bahwa ada beberapa temannya yang lain ikut tertipu.

“Teman saya sudah banyak jadi korban, mentransfer uangnya. Setelah itu dia diblokir, tapi selalu melibatkan nama penginapan. Entah ini benar pihak penginapan atau hanya dimanfaatkan,” tuturnya.

Setelah itu, jurnalis trotoar.id mencoba mengkonfirmasi pihak Wisma Sandika, Herman, pada Selasa (16/2/2020) demi mencari kebenaran dari informasi tersebut. Herman justru membantah bahwa tidak ada aktivitas prostitusi di Wisma Sandika.

Jurnalis trotoar.id juga memperlihatkan bukti foto berupa hasil transfer uang kepada pelaku dari korbannya.

“Dari foto bukti itu bukan bagian dari wisma yang buat begini, artinya ada oknum yang ambil untung mengatasnamakan penginapan saya,” kata dia ketika ditemui di Wisma Sandika, Jalan K.H Agus Salim No. 70, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tak pernah menjadikan wismanya sebagai sarang prostitusi.

“Kami tidak pernah menjadikan tempat kami sebagai prostitusi, bahkan ketika ada pelanggan kami yang membawa perempuan dan bukan pasangan suami istri kami tidak menerimanya,” tegasnya.

Atas peristiwa ini, pihak Wisma Sandika akan melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti secara hukum dan ketentuan yang berlaku karena dianggapnya telah mencemarkan nama baik.

“Saya akan melaporkannya pada pihak yang berwajib,” tambahnya.

Adapun bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan tim trotoar.id terkait perihal di atas yakni: kode booking serta beberapa kontak personal yang mengaku sebagai bagian dari prostitusi online di Sinjai.

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Transparan, Bantah Isu Penggantian Peserta

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)…

6 jam ago

Bulukumba Berkurban 1.936 Ekor, Sapi Bantuan Presiden Tembus 914 Kg

BULUKUMBA, TROTOAR ID — Kabupaten Bulukumba mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul…

18 jam ago

Shalat Idul Adha Dipusatkan di Kantor Bupati dan Gedung Ammatoa

BULUKUMBA,TROTOAR.ID — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba rencananya akan dipusatkan di…

18 jam ago

Golkar Sulsel Tebar 6 Sapi Kurban, Diingatkan Tak Sekadar Seremonial

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum…

19 jam ago

Tebar 45 Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari…

19 jam ago

Wali Kota Makassar Soroti Polemik Paskibraka 2026, Minta Seleksi Transparan dan Objektif

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara terkait polemik seleksi calon Pasukan…

20 jam ago

This website uses cookies.