PSK Online Diduga Bersarang dalam Sebuah Penginapan di Sinjai

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 16 Februari 2021 20:11

Seseorang yang berpakaian cukup terbuka sambil menggengam smartphone (foto ilustrasi).
Seseorang yang berpakaian cukup terbuka sambil menggengam smartphone (foto ilustrasi).

TROTOAR.ID – ‘Dunia malam’ merupakan salah satu hal yang sulit dibantah keberadaannya, bahkan nyaris di setiap daerah di Indonesia.

Motif prostitusi online memang menjamur di mana-mana, bahkan hingga ke daerah-daerah.

Demikian juga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, walau belum diketahui secara pasti. Namun salah seorang pemuda mengaku hal semacam ini juga ada di daerah yang berjuluk “Bumi Panrita Kitta.”

Pemuda yang enggan disebut namanya itu mengaku telah tertipu oleh sosok yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis online, pada Senin, (15/2/2020).

“Saya sudah transfer uang kurang lebih dua ratus ribu, setelah itu dia minta lagi. Tapi saya tolak permintaannya, setelah menerima kode booking yang mencatut nama Wisma Sandika,” kata pria yang meminta namanya tidak ditulis dalam berita trotoar.id, Selasa (16/2/2021).

Bahkan tidak hanya sekali hal semacam ini terjadi, Putra daerah Sinjai itu pun mengklaim bahwa ada beberapa temannya yang lain ikut tertipu.

“Teman saya sudah banyak jadi korban, mentransfer uangnya. Setelah itu dia diblokir, tapi selalu melibatkan nama penginapan. Entah ini benar pihak penginapan atau hanya dimanfaatkan,” tuturnya.

Setelah itu, jurnalis trotoar.id mencoba mengkonfirmasi pihak Wisma Sandika, Herman, pada Selasa (16/2/2020) demi mencari kebenaran dari informasi tersebut. Herman justru membantah bahwa tidak ada aktivitas prostitusi di Wisma Sandika.

Jurnalis trotoar.id juga memperlihatkan bukti foto berupa hasil transfer uang kepada pelaku dari korbannya.

“Dari foto bukti itu bukan bagian dari wisma yang buat begini, artinya ada oknum yang ambil untung mengatasnamakan penginapan saya,” kata dia ketika ditemui di Wisma Sandika, Jalan K.H Agus Salim No. 70, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tak pernah menjadikan wismanya sebagai sarang prostitusi.

“Kami tidak pernah menjadikan tempat kami sebagai prostitusi, bahkan ketika ada pelanggan kami yang membawa perempuan dan bukan pasangan suami istri kami tidak menerimanya,” tegasnya.

Atas peristiwa ini, pihak Wisma Sandika akan melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti secara hukum dan ketentuan yang berlaku karena dianggapnya telah mencemarkan nama baik.

“Saya akan melaporkannya pada pihak yang berwajib,” tambahnya.

Adapun bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan tim trotoar.id terkait perihal di atas yakni: kode booking serta beberapa kontak personal yang mengaku sebagai bagian dari prostitusi online di Sinjai.

Penulis : Kontributor/Sapri/tim

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen09 September 2026 13:42
DPRD Sulsel Sambangi Pertamina, Desak Solusi Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar mendapat perhatian seri...
Politik09 September 2026 13:35
Mengenal Rahman Pina, yang Diusulkan Jabat Sekretaris Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Di balik perubahan kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Sulawesi Selatan, mulai terlihat siapa saja figur yang dipersiapkan me...
Nasional09 September 2026 12:34
Ridwan Andi Wittiri Desak PLN Tuntaskan Pemadaman Listrik di Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id— Persoalan pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan mendapat sorotan dari Anggota DPR RI Komis...
Metro09 September 2026 12:25
Wali Kota Appi Kerahkan OPD Atasi Krisis Air Bersih, 12.939 Warga Sudah Terima Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Krisis air bersih akibat kemarau panjang mulai menjadi persoalan serius di Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar merespons ...