TROTOAR.ID – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ragu jika Kemendagri memutuskan pelantikan kepala daerah secara virtual.
Hal ini diungkapkan oleh NA pasca melakukan penyerahan surat tugas kepada 10 Pelaksana Harian (Plh) di Kantornya, siang tadi Rabu (17/2/2021).
“Jangan-jangan virtual malah di daerah yang berkerumun terlalu besar,” ujar Nurdin Abdullah.
Baca Juga :
Menurutnya jika pelantikan digelar secara tatap muka memungkinan lebih dapat dilakukan karena bisa membatasi peserta yang hadir.
“Pelantikan secara langsung dengan hanya bupati dan wakil bupati [yang hadir], mungkin perlu kita pertimbangkan,” tambahnya.
Ia berharap bagaimana perhelatan politik tersebut berjalan dengan baik tanpa membangun sentrum penularan virus corona.



Komentar