Hindari Prostitusi dan Kekerasan Seksual, Bupati Sinjai Tegas Berlakukan Jam Malam

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 20 Februari 2021 18:25

Salah satu ikon di Kabupaten Sinjai, Sulsel.
Salah satu ikon di Kabupaten Sinjai, Sulsel.

TROTOAR.id – Sinjai, merupakan nama salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan, yang memiliki julukan Bumi Panrita Kitta atau dalam bahasa Indonesia yang berarti Ahli kitab. Julukan itu diyakini mengadopsi latar belakang filosofis didikan pesantren di masa lalu.

Akan tetapi dari informasi yang beredar akhir-akhir ini menunjukkan Kabupaten Sinjai marak dibicarakan terkait ha-hall amoral yakni; dunia malam/pelecehan seksual. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya terkait dugaan adanya aktivitas prostitusi online hingga menyoal remaja yang digilir oleh temannya sendiri usai dibuat mabuk di sebuah tribun lapangan di Sinjai, pada beberapa waktu lalu.

Atas kejadian tersebut, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menginstruksikan personel Satpol PP Sinjai untuk memperketat patroli malam. 

Bukan hanya di Lapangan Sinjai Bersatu. Melainkan, di semua tempat yang berpotensi terjadi kasus pencabulan dan kriminalitas lainnya. 

“Kalau ada remaja yang kumpul hingga larut malam dan tidak jelas aktivitasnya, lebih baik diarahkan kembali pulang ke rumahnya, apalagi kalau ada perempuan,” tegasnya, Kamis (18/2/2021). 

Dipertegas juga oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Andi Yusran Maddolangeng menyampaikan bahwa saat ini korban dan pelaku yang semuanya masih berstatus nak dalam pendampingan dinasnya.

“Anak yang menjadi korban masih trauma dengan kejadian tersebut sehingga membutuhkan pendampingan tersendiri dalam penyelesaian permasalahan ini. Bukan hanya kita dampingi secara hukum juga kita dampingi secara psikologis,” tuturnya, Rabu, (17/02/2021).

Ditanggapi pula oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Markaz Al Islami Sinjai, H. Fadhlullah Marzuki, demikian nama lengkap yang sering disapa Ust Fadel mengatakan ini adalah musibah. 

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. sebab sebagai slogan BumiPanrita Kitta dengan belasan pesantren dan program religi. Kasihan Bumi Panrita Kitta yang selalu diagungkan dengan belasan pesantren dan program religinya tentu ini pekerjaan rumah besar bagi kita semua di Sinjai,” katanya. 

Tak hanya itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Sinjai, Muh Saleh Kurdi menuturkan, keputusan ini adalah salah satu langkah solutif yang dilakukan pemerintah dalam rangka meminimalisir upaya kejahatan demi terciptanya rasa keamanan. 

“Saya kira ini adalah diantara langkah yang bisa dilakukan sebagai deteksi dini karena kerap kali memang kejahatan berlangsung di malam hari,” ungkapnya, Kamis, (18/02/2021). 

Sementara itu, Akademisi Dakwah dan Komunikasi, Dosen IAIM Sinjai Faridah, S.Kom.I.,M.Sos.I. menanggapi bahwa belajar dari kejadian ini maka masyarakat harus mendidik akhlak remaja serta membentuk problem sosial yang tidak merusak nilai-nilai moral. 

“Suatu problem sosial yang membutuhkan pemikiran mendalam dan tindakan pencegahan serta penanggulangan dan mendidik akhlak remaja, kenakalan remaja yang dapat merusak nilai-nilai moral, nilai-nilai susila, nilai agama, serta norma-norma hukum yang hidup dan bertumbuh di dalamnya, baik hukum tertulis maupun tidak tertulis,” tuturnya.

Lain halnya menurut Ketua Persatuan Muslim Sedunia Ustadz Andi Maddolangeng menegaskan tidak perlu saling sikut menyikut satu sama yang lain. 

“Bagi yang merasa memiliki Sinjai, ke depan harus mengembalikan makna Panrita Kitta tercipta baldatun taibatunwarabbukum gafur. Aman, damai, tenteram dan sentosa melahirkan tudang sipulung, mabbulo sipappa, mabbennanpinrung, mallilu sifakainga, mali sifarappe. Untuk meraih itu, hablulilahi jami’anwalatafarrakum, jangan melahirkan sebuah perceraian tapi wujudkanlah suatu kebersamaan menjadilah Sinjai Bersatu,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua Komisi III DPRD Sinjai Drs. Akmal menuturkan bahwa orang tua dan instansi minta Penerangan di perbaiki dan pengawasan jam malam diperketat. 

“Saya minta kepada orang tua melakukan pengawasan serta instansi terkait dibenahi penerangannya dan pengawasan, khususnya jam malam diperketat untuk menghindari pemuda yang melakukan perbuatan yang tidak senonoh atau berbuat mesum,” terangnya. (*)

Penulis : Kontributor/Sapri

 Komentar

Berita Terbaru
Wabup Suaib Mansur: Ekonomi Luwu Utara Mulai Bangkit
Metro09 Maret 2021 18:25
Wabup Suaib Mansur: Ekonomi Luwu Utara Mulai Bangkit
TROTOAR.ID, LUWU UTARA --- Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021 sec...
Segera Tunjuk Pengelola, Danny Besok Tinjau RPH Antang
Metro09 Maret 2021 18:07
Segera Tunjuk Pengelola, Danny Besok Tinjau RPH Antang
TROTOAR.ID, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto akan meninjau Rumah Potong Hewan (RPH), besok, Rabu (10/3/21)....
TNI-Polri Antusias Sukseskan Vaksinasi Tahap Kedua di Kabupaten Luwu
Daerah09 Maret 2021 18:03
TNI-Polri Antusias Sukseskan Vaksinasi Tahap Kedua di Kabupaten Luwu
TROTOAR.ID, BELOPA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu kembali melakukan kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk tahap kedua yang diperuntukkan bagi pelayan p...
Dihadapan Majalah Konstruksi Jakarta, IDP Ulas Potensi Luwu Utara
Daerah09 Maret 2021 18:02
Dihadapan Majalah Konstruksi Jakarta, IDP Ulas Potensi Luwu Utara
TROTOAR.ID, MASAMBA -- Majalah Konstruksi Jakarta siang tadi menemui Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) di ruang kerjanya. ...