Seluruh Korban Longsor Meninggal Dunia Ditemukan

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 20 Februari 2021 18:35

longsor terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. (BPBD Kabupaten Nganjuk)
longsor terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. (BPBD Kabupaten Nganjuk)

TROTOAR.id – Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan berhasil menemukan seluruh korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Merujuk data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Jumat (19/2) pukul 22.00 WIB, total korban meninggal yang berhasil ditemukan mencapai 19 orang, data ini sesuai dengan laporan warga yang kehilangan anggota keluarga dan kerabatnya akibat kejadian longsor tersebut.

Selain itu, Pusdalops juga mendata sebanyak 142 KK warga Desa Ngetos yang  masih mengungsi pascalongsor di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Kepala Basarnas Jawa Timur Hari Adi Purnomo menyatakan dengan ditemukannya seluruh korban meninggal, maka operasi SAR pun dihentikan.

Ia menjelaskan, keberhasilan operasi SAR ini berkat kolaborasi dan kerja sama yang baik antar seluruh elemen baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, relawan dan juga masyarakat.

“Kami juga melakukan diskusi dengan tim geologi, terkait rekahan di atas dan air di tanah, sehingga kami lakukan dengan alat early warning system yang sederhana, manual itu sebagai tanda kalau ada apa-apa,” ujar Hari pada Jumat lalu (19/2). 

Lebih lanjut ia menambahkan, meskipun operasi SAR telah dihentikan namun tim gabungan akan kembali melakukan pencarian korban jika ada masyarakat yang melaporkan kerabatnya yang hilang akibat longsor ini.

“Alat berat masih tetap akan beroperasi tanggal 20 Februari 2021, untuk membenahi kondisi tanah pascalongsor,” jelas Hari, dikutip dari halaman resmi BNPB.

Sementara itu, penanganan darurat masih akan terus dilakukan berdasarkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor tanggal 15 Februari – 28 Februari 2021 yang dikeluarkan oleh Bupati Nganjuk.

Sebelumnya BNPB telah memberikan bantuan logistik berupa masker dewasa 1.000 buah, masker anak-anak 1.000 buah, rapid test antigen 200 tes, sarung 200 buah, matras 100 buah dan makanan siap saji. BNPB juga  menyerahkan  bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp500 juta untuk penanganan  pasca banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk.

Bencana yang mengakibarkan korban jiwa, luka-luka dan sejumlah rumah rusak ini terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur ini telah terjadi pada Minggu (14/2), pukul 18.30 waktu setempat. 

Penulis : Hms/red

 Komentar

Berita Terbaru
Pilkades Serentak di Sinjai Digelar Bulan September 2021
Daerah02 Maret 2021 20:23
Pilkades Serentak di Sinjai Digelar Bulan September 2021
TROTOAR.id—Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sinjai rencananya akan dilaksanakan pada bulan September 2021 mendatan...
Peletakan Batu Pertama Perumahan Polri di Sinjai
Daerah02 Maret 2021 19:38
Peletakan Batu Pertama Perumahan Polri di Sinjai
TROTOAR.id—Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, meletakkan batu pertama pembangunan perumahan bagi personel Polres Sinjai yang berlokasi di Perumahan ...
KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Rumah Pribadi NA
Nasional02 Maret 2021 19:08
KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Rumah Pribadi NA
TROTOAR.id—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi tersangka Nurdin Abdullah (NA) di Komplek Perumahan Dosen (Perdos) ...
Di Hadapan Danny-Fatma, Ketua DPRD: Lepaskan Baju Kita Masing-Masing!
Metro02 Maret 2021 18:46
Di Hadapan Danny-Fatma, Ketua DPRD: Lepaskan Baju Kita Masing-Masing!
TROTOAR.id—Ketua DPRD Makassar  Rudianto Lallo bersikap mendukung penuh program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di dalam kepemimpinan Moh Ram...