Saat Djusman sebagai pelapor NA ke KPK melapor dugan korupsi Gubernur Sulsel dan kolegannya terkait Makassar New Port (MNP) | FOTO: Hms/trotoar.id
TROTOAR.id–Rupanya Si Pelapor Nurdin Abdullah tak tinggal diam, Ia bahkan meminta KPJ mengintensifkan monitoring terhadap penggunaan anggaran bencana dan bantuan sosial (Bansos) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbara).
“Diharapkan KPK lebih intens monitor terhadap anggaran bansos di wilayah Sulselbar,” tugas Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi Djusman AR, kepada trotoar.id, Senin (1/3/2021).
Ia juga menyinggung soal dugaan penyalahgunaan anggaran bansos yang saat ini ditangani oleh Polda Sulsel. Ia meminta KPK dengan kewenangannya untuk melakukan penyelidikan bila kasus tersebut ada progres.
“Misalnya Bansos Makassar yang ditangani Polda, KPK dengan kewenangan seperti mensupervisi bahkan berwenang mengambil alih manakala kasus tersebut tidak memperlihatkan progres yang nyata dalam perkembangannya,” tuturnya.
Menurutnya KPK berwenang memeriksa penyidik yang menangani kasus Bansos di Sulselbar.
“KPK berwenang memeriksa penyidiknya demi menemukan kebenaran dari suatu proses hukum,” kata aktivis anti korupsi ini.
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…
LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…
BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…
Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…
Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…