Andi Utta Akan Evaluasi Batas Kawasan Hutan Lindung dan Tahura Bonto Bahari

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 10 Maret 2021 16:17

Rapat Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Taman Hutan Raya Bonto Bahari, Bulukumba, Sulsel, Rabu (10/3/2021) di ruang rapat Bupati.
Rapat Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Taman Hutan Raya Bonto Bahari, Bulukumba, Sulsel, Rabu (10/3/2021) di ruang rapat Bupati.

 TROTOAR.id—Dalam rangka pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura), Pemkab Bulukumba menggelar rapat terkait penyamaan persepsi Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Taman Hutan Raya Bonto Bahari, Bulukumba, Sulsel, Rabu (10/3/2021) di ruang rapat Bupati.

Rapat diawali dengan pengantar oleh Pj Sekda Andi Misbawati A Wawo, mendampingi Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf. 

Sejumlah pihak terkait hadir, di antaranya Kepala Balai Konservasi SDA Makassar, Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Sulsel, para Kepala OPD Pemkab Bulukumba, para Kepala Bagian Lingkup Setda Bulukumba, Camat Bonto Bahari, Kepala UPT KPH Jeneberang II. Sementara Kepala Balai PKH Wilayah VII Makassar, Hariani Samal mengikuti rapat via virtual.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Syamsul Mulhayat, menjelaskan mengenai latar belakang pengelolaan Tahura Bonto Bahari merupakan bagian integral dalam penataan ruang wilayah, baik nasional maupun daerah, serta perlu tata cara pengelolaan dengan baik.

“Mengingat Tahura penuh dengan potensi-potensi, seperti  pemandangan alam, serta ragamnya flora dan fauna,” ujarnya.

Selain Itu, Andi Syamsul juga menjelaskan bahwa Kawasan Tahura Bonto Bahari memiliki potensi di sektor pariwisata tentunya jika mendapat pengelolaan yang baik akan menambah sumber pendapatan untuk pemkab Bulukumba.

Kepala Balai PKH Makassar Hariani menjelaskan bahwa pihaknya sementara melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah Hutan Lindung yang berada di Kabupaten Bulukumba.

“Agar nantinya memudahkan Pemkab Bulukumba dalam rangka pemanfaatan Kawasan hutan, dan dalam prosesnya tentu dibutuhkan kerjasama dari pihak-pihak terkait khususnya Pemkab Bulukumba,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba mengarahkan kepada pihak terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas Pariwisata untuk mengevaluasi batas-batas Kawasan Hutan Lindung, Tahura Bonto Bahari, dan mengelola blok Hutan Pemanfaatan sebagai Kawasan wisata yang telah menjadi salah satu Visi dan Misi Bupati.

“Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah kita semua bagaimana peran kita dalam mengelola Taman Hutan Raya dan mengetahui dimana saja batas-batas hutan lindung di Bulukumba,” kata Andi Utta.

Penulis : Adhy/Lt

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah27 Juli 2026 14:55
Bupati Andi Utta Apresiasi Tiga OPD Berprestasi, Pelayanan Publik Bulukumba Raih Predikat Kualitas Tinggi dari Ombudsman
Bulukumba, Trotoar.id – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, memberikan penghargaan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil...
Metro27 Juli 2026 14:02
Appi: Pemerintah Hanya Fasilitator, Creative Hub Harus Dikembangkan Anak Muda
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar kembali memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif melalui peluncuran Makassar...
Metro27 Juli 2026 13:46
Apresiasi Munafri, Komdigi Siap Perkuat Ekosistem Digital di MCH Nabuka Nusantara
Makassar, Trotoar.id – Peresmian Makassar Creative Hub (MCH) Nabuka Nusantara di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Minggu (26/7/2026), tidak hanya me...
Metro27 Juli 2026 13:39
Wali Kota Makassar Tekankan ASN Harus Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Tengah Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id  – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar tida...