TROTOAR.id—Wali Kota Makassar, Danny Pomanto kecewa dengan cara kerja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), M Rusli, dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Mukhtar Tahir.
Alhasil, keduanya diistirahatkan dari jabatannya lantaran dinilai oleh Danny lambat alias tidak gercep (Gerak cepat) melakukan langkah penanganan banjir dan penyelamatan terhadap warga Makassar yang terdampak banjir.
Lantaran anggotanya kurang Gercep, sehingga Danny memilih turun sendiri memeriksa di lapangan dan mengunjungi warganya yang terdampak banjir.
Baca Juga :
“Sangat mengecewakan kinerja(nya),” kata Danny di Balai Kota Makassar, Jumat (12/3/2021).
Evaluasi saat ini telah diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Makassar. Adapun hasilnya akan segera disampaikan.
“Kita liat, diperiksa. Semua yang tidak memenuhi standar kinerja kita periksa. Kalau diperiksa masih diistirahatkan dulu,” tegas Danny.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Makassar, Siswanta Attas mengaku diperintahkan Wali Kota untuk melakukan evaluasi terhadap dua pejabat tersebut. Namun prosesnya dilakukan oleh Inspektorat.
Apabila hasilnya nanti, kedua Kepala SKPD tersebut diberhentikan sementara maka akan ada Pelaksana Harian (Plh). Ini dilakukan demi mengisi kekosongan jabatan.
“Muncul Plh bukan Plt. Artinya yang diberhentikan masih pejabat di situ tetapi untuk sementara masih berproses diperiksa,” tutupnya.



Komentar