Tanamkan Cinta Budaya, Wali Kota Danny Ajak Anak Didik Ke Museum

Suriadi
Suriadi

Kamis, 01 April 2021 19:12

Tanamkan Cinta Budaya, Wali Kota Danny Ajak Anak Didik Ke Museum

TROTOAR.id—Peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar di tetapkan setiap penggalan 1 April. Dan di tahun 2021 ini, merupakan tahun ketiga di gelarnya perayaan tersebut. Bertempat di Museum Kota Makassar, Jalan Balaikota, Kamis (1/4/2021), Wali Kota Makassar nampak berbincang banyak hal tentang budaya Makassar.

Di dampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawaty Rusdin dan Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kadis Pariwisata Makassar Herfida Attas, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengajak seluruh warga utamanya generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan budaya yang ada.

“Hari Kebudayaan Makassar bukanlah perayaan tanpa makna. Hari ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya menjaga norma budaya dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Tidak perlu malu dengan bahasa dan dialek, justru itulah yang akan menjadi pengenal atau identitas kita sebagai orang Makassar,” sebut Danny.

Mengambil tema “Rampak Budaya Baru Makassar” menyiratkan sebuah terobosan kebiasaan baru yang harus di lakukan di masa sekarang untuk saling menjaga diri dan keluarga.

“Rampak budaya baru Makassar ini yaitu mengajak semua masyarakat Makassar untuk ikut vaksin. Mensukseskan festival vaksinasi untuk membentengi diri dari serangan virus covid-19. Ini juga sebagai awal pemerintah bisa membuka kembali sekolah tatap muka,” ujarnya.

Di hadapan para anak didik juga tenaga pengajar mulai dari SD hingga SMP se-Kota Makassar secara virtual, Wali Kota Makassar ini juga memberikan kesempatan yang ingin bertanya langsung.

“Pak Wali Kota, kapanki sekolah lagi?,” ujar Andi Abi pelajar SD yang di sambut jempol oleh Danny Pomanto.

“Sabarki nak, Insya Allah ketika semua guru-guruta’ dan bujang sekolah sudah di vaksin dan memastikan semua dalam kondisi sehat, persiapan tatap muka kembali sudah matang, bisamiki lagi kembali ke sekolah”,tutur Danny memberi semangat.

Dengan mengenakan pakaian adat, Danny mengatakan agar tidak melupakan jejak sejarah dan budaya tidak tergerus zaman maka anak didik di Makassar harus ke Museum Kota Makassar.

“Era boleh berganti tapi budaya harus dipertahankan. Sejarah tidak bisa dilupakan. Saya minta kepada Dinas Pendidikan Makassar semua SD juga SMP harus secara bergiliran berkunjung ke Museum untuk mengetahui jejak masa lampau,” tegasnya.

Di Sulawesi Selatan sendiri ada 4 etnis yakni Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Olehnya itu Wali Kota Danny menyerukan “Inakke Makassar” sebagai simbol kecintaan akan tanah Makassar. (Ltf/Ad/trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
News27 Mei 2026 00:52
Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori madya atas keberhasilan mem...
News27 Mei 2026 00:49
Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan publik melalui peluncuran layanan d...
News27 Mei 2026 00:45
Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemeri...
News27 Mei 2026 00:42
Pemkab Barru Matangkan Pilkades 2026, Pemungutan Suara Dijadwalkan 25 Mei
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui rapat koordinasi bersama Fo...