Momen Idul Fitri, AHG: Antisipasi Lonjakan Mudik, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem

Suriadi
Suriadi

Selasa, 06 April 2021 14:31

Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani (AHG)
Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani (AHG)

TROTOAR.id—Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani (AHG), meminta agar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Sulsel, bisa menghadirkan solusi untuk mengatasi masalah lalu lintas dan angkutan jalan. Sekaligus, meminta agar koordinasi antar stakeholder yang tergabung dalam FLLAJ bisa ditingkatkan.

“Forum ini mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi dan memajukan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sulsel. Harus dilaksanakan secara terkoordinasi oleh para instansi beserta pemangku kepentingan atau stakeholder,” kata Abdul Hayat, saat membuka secara resmi FLLAJ Tahun 2021, yang dilaksanakan di Hotel Gammara, Senin, 5 April 2021.

Menurut Abdul Hayat, FLLAJ ini berfungsi mensinergikan tugas pokok setiap instansi penyelenggara LLAJ, dalam rangka menganalisis, menjembatani, menemukan solusi, sehingga tercapai perpaduan dalam merencanakan dan menyelesaikan masalah LLAJ. Diawali dengan proses transformasi memberikan identifikasi masukan program kerja.

“Paling tidak, ada informasi yang sinkron untuk dikemas oleh kabupaten/kota dan provinsi, untuk sama-sama bekerja. Pemerintah provinsi adalah supporting system, bukan saingan kabupaten kota,” kata Abdul Hayat.

Untuk meningkatkan fungsi koordinasi melalui forum tersebut, kata Abdul Hayat, telah dimohon kepada pemerintah kabupaten/kota agar menunjuk petugas penghubung (liaison officer). Sehingga, koordinasi antar para pemangku kepentingan di bidang LLAJ dapat ditingkatkan lagi kapasitasnya, guna memberikan pelayanan transportasi yang lebih berkualitas kepada masyarakat Sulsel.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hayat juga menyampaikan persiapan menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Ia berpesan kepada para kepala dinas perhubungan, agar mulai mempersiapkan pelaksanaan angkutan lebaran secara terpadu di daerahnya masing-masing, dengan berpedoman pada regulasi atau protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Masyarakat dan para pelaku usaha jasa transportasi juga perlu diberi pemahaman terkait imbauan tidak mudik serta penerapan protokol perjalanan. “Memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha jasa transportasi sangat perlu dilakukan melalui sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media cetak dan elektronik, untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Antisipasi lonjakan penumpang, tanah longsor dan cuaca ekstrem, menurut Abdul Hayat, juga harus diperhatikan agar pelaksanaan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah dapat terselenggara secara aman, tertib, dan lancar.

“Semoga melalui forum ini, kita semua dapat melahirkan sinergitas, ide dan gagasan, serta inovasi yang cerdas agar mampu menjawab, mengantisipasi dan berkompetisi dalam menghadapi tantangan strategis global ke depan,” harapnya. (Alam/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...