Launching Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Plt Gubernur Sulsel Tinjau dan Bincang Bersama Siswa di SMAN 21 Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 09 April 2021 12:33

Launching Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Plt Gubernur Sulsel Tinjau dan Bincang Bersama Siswa di SMAN 21 Makassar

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching pembelajaran tatap muka terbatas SMA/SMK/SLB di SMA Negeri 21 Makassar, Jalan Tamalanrea Raya, Jum’at, 9 April 2021.

Dirangkaikan dengan launching aplikasi literasi 15 menit baca kitab suci Al-Qur’an.

Pembelajaran tatap muka terbatas ini mulai dilaksanakan di tiga sekolah di Makassar. Yakni SMA Negeri 21 Makassar, SMA Negeri 4 Makassar, dan SMA Negeri 2 Makassar.

Para siswa nantinya akan mulai belajar pada hari Senin, 11 April 2021. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta membatasi kehadiran siswa atau diikuti oleh 50 persen siswa dari jumlah siswa setiap kelas.

Usai melaunching, Plt Gubernur Sulsel bersama para unsur Forkopimda meninjau ruang kelas pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMAN 21 Makassar. Di sana, Andi Sudirman pun berbincang-bincang dengan para siswa.

“Selamat pagi. Senang sekolah kembali? Rindu sekolah? Kita melakukan ini secara bertahap. Anak-anak harus disiplin, jangan ada yang lepas maskernya,” ujar Andi Sudirman di hadapan para siswa.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku, hari ini adalah hari yang sangat berbahagia, hari pertama dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas dan bertahap.

Ia menyampaikan, saat ini vaksinasi Covid-19 pada guru dan tenaga kependidikan di Sulsel terus digalakkan.

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka terbatas ini, kata dia, dilakukan setelah mendapatkan keluhan masyarakat selama belajar online. Apalagi masih ada sarana infrastruktur di Sulsel yang tidak menjangkau signal.

Ke depannya, akan dilakukan evaluasi lebih lanjut dari tingkat bawah atau secara sistem bottom-up.

“Nantinya satu bulan ke depan kita akan lakukan evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas ini. Apalagi sekolah sudah melakukan sistem zonasi, jadi para siswa tinggal tak jauh dari sekolah, jadi lebih mudah untuk dikontrol,” katanya.

Plt Gubernur Sulsel mengajak komite sekolah, serta masyarakat sekitar untuk bersama mengawasi dan melaporkan jika ada kejadian untuk menjadi bahan evaluasi.

“Kita berharap protokol kesehatan tentu harus diberlakukan sangat ketat, kita harus meyakinkan anak-anak aman saat datang dan aman saat pulang,” paparnya.

Ia berharap adanya keterbukaan, kepercayaan dan sportivitas dengan kondisi di lingkungan, sebelum para siswa melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

“Mudah-mudahan sekolah ini bisa menjadi rujukan. Uji coba tatap muka terbatas ini dan bulan depan kita melihat bagaimana keadaan sekolah untuk dipresentasikan secara keilmuan dan bagaimana pergerakannya,” tuturnya.

Kepada pelajar yang tinggal di wilayah terpencil dan jauh dari sekolah, diharapkan Dinas Pendidikan mempersiapkan modul dan video offline untuk memudahkan pembelajaran.

Sehingga anak-anak bisa mengenyam pendidikan. Ia pun meminta Dinas Pendidikan untuk bisa memberlakukan home schooling, apalagi ada kuota 20 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Muhammad Jufri, menyampaikan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas ini menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo dan Plt Gubernur Sulsel.

Menurutnya, ini sebuah kebahagiaan, karena dirindukan oleh sekitar 24 ribu guru SMA/sederajat, sekitar 600 ribu siswa SMA/sederajat serta para orang tua.

“Pembelajaran tatap muka terbatas ini hanya dilakukan pada jenjang SMA/sederajat. Untuk di Makassar, tiga sekolah dulu. Dalam satu minggu dibatasi dengan dua hari pembelajaran dalam waktu maksimum tiga jam dengan jumlah siswa yang datang dibatasi 50 persen dari jumlah setiap kelas. Jadi siswa (yang tidak masuk sekolah), belajar di rumah dan Minggu berikutnya masuk,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, para guru di tiga sekolah tersebut telah melakukan vaksinasi Covid-19. “Jika ada guru yang masih belum vaksin, hari ini kami berkomitmen bersama Dinas Kesehatan menyelesaikan vaksinasi bagi guru-guru di masing-masing sekolah itu,” imbuhnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Danny Ikut Laga Sepak Bola Friendly Match Antara Tim Pemkot Lawan Legenda PSM
Metro12 April 2021 22:01
Danny Ikut Laga Sepak Bola Friendly Match Antara Tim Pemkot Lawan Legenda PSM
TROTOAR.ID, MAKASSAR,~ Sebagai penggemar olah raga Sepak Bola,Walikota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto menyempatkan diri bermain sepak bola dise...
Ceramah Tarwih Diawal Ramadhan, Danny Pomanto Himbau Jamaah Amalkan Isi Alquran
Metro12 April 2021 21:59
Ceramah Tarwih Diawal Ramadhan, Danny Pomanto Himbau Jamaah Amalkan Isi Alquran
TROTOAR.ID, MAKASSAR,~ Memasuki awal bulan suci Ramdhan 1442 H Walikota Makassar Moh.Ramdhan "Danny" Pomanto memberikan ceramah di Masjid Nur Al-Aqsa ...
Enam Pria Masuk Pengurus TP-PKK Luwu Utara
News12 April 2021 18:32
Enam Pria Masuk Pengurus TP-PKK Luwu Utara
TROTOAR.ID, LUWU UTARA --- Kalau selama ini Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Luwu Utara dimonopoli kaum perempuan...
ASS Terima Rombongan Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Sulsel
News12 April 2021 18:06
ASS Terima Rombongan Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Sulsel
TROTOAR.id – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka diterima oleh Plt...