Jokowi: Pendidikan itu Membebaskan, dan Menghargai Kemerdekaan Orang Lain

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 02 Mei 2021 22:12

Presiden Jokowi. (FOTO: Detikcom)
Presiden Jokowi. (FOTO: Detikcom)

TROTOAR.id, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan tokoh pelopor pendidikan di Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, pendidikan itu membebaskan manusia dari cengkraman kebodohan serta menjunjung kemerdekaan orang lain.

“Pendidikan itu haruslah memerdekakan manusia. Beliau (Ki Hajar Dewantara) menyampaikan itu dan kita harus ingat semuanya,” ujar Jokowi via akun YouTube Sekretariat Presiden, bersama Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021, Minggu (2/5/2021).

Ki Hajar Dewantara mendirikan taman pendidikan sebagai jalan memerdekakan kehidupan manusia. “Selain itu harus juga menghormati kemerdekaan orang lain,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan Hardiknas harus jadi momentum semakin mendongkrak sistem pendidikan Indonesia. Khususnya, dalam mengimplementasikan memerdekakan manusia. (Alt/Ltf).

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga20 Juni 2026 19:18
laga Kedua Group F, Jepang vs Tunisia Berebut Kemenangan
TROTOAR.ID — Laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel menarik antara Jepang dan Tunisia yang dijadwalkan berlangsung di Estadio...
Daerah20 Juni 2026 17:58
Luwu Tampilkan Tari Pajjaga Baine di Toraya Ma’gellu’ 2026, Perkuat Promosi Budaya Nusantara
RANTEPAO, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu menampilkan Tari Pajjaga Baine dalam ajang budaya Toraya Ma’gellu’ 2026 yang digelar di Art Cen...
Metro20 Juni 2026 17:04
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari–CPI Disterilkan, Pemkot Makassar Perketat Kebersihan dan Ketertiban
MAKASSAR, Trotoar.ID— Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 20...
Politik20 Juni 2026 16:52
Appi Kenang Dukungan PPP di Dua Pilwali, Sebut Dirinya “Berutang”
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, mengenang perjalanan politiknya bersama Partai Persatuan P...