Gedung DPRD Kota Makassar, di Jalan AP Pettarani, (trotoar.id).
TROTOAR.id—Wali Kota Makassar Danny Pomanto, geram gegera hingga saat ini alat pendeteksi cepat covid-19 belum juga dipesan oleh anggotanya, padahal sudah ada anggarannya.
Keterlambatan itu diakui oleh Danny, lantaran anggotanya takut. Padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh Danny untuk memastikan alat tersebut dapat diadakan dengan cepat dan aman.
Hal direspon oleh Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir. Menurutnya, pengadaan GeNose sangat mendesak demi pengendalian covid-19.
Ia secara tegas mendukung Danny Pomanto untuk mencopot anggotanya sesuai aturan yang ada bila tak terbit dengan perintah kebijakan yang telah dibuat, apalagi ini anggaran sudah ada.
“Kalau ada pejabat seperti itu segera ditindak, karena bukannya membantu malah mempersulit,” kata Politisi Golkar ini, sehingga ia menyarakan Danny agar tak segan-segan mencopot bila memang tak bekerja dengan baik demi penanganan covid-19.
“Tapi kalau misalnya ada yang menyalahi aturan itu harus menjadi pertanyaan bagi kita semua,” pungkasnya. [Lutf/Trotoar]
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…
This website uses cookies.