Gunung everest (int)
TROTOAR.id, Dunia – Gunung Everest memang cukup ekstrim untuk lokasi pendakian.
Peristiwa naas, kembali terjadi di mana dua pendaki meninggal dunia di Pegunungan Everest.
Kabarnya, keduanya pendaki itu berasal dari Amerika Serikat dan Swiss.
“Meninggal pada Rabu, 12 Mei 2021,” kata Mingma Sherpa dari Seven Summit Treks.
Laman AFP, Kamis, 13 Mei 2021, menyebutkan pendaki asal Swiss ialah Abdul Waraich, 40.
Salah satu anggota Seven Summit Treks Chhang Dawa Sherpa mengatakan Abdul meninggal karena kelelahan setelah mencapai puncak gunung tertinggi itu.
Ia dilaporkan mengembuskan napas terakhir di titik dekat puncak Everest. Chhang menyebut pihaknya telah mengirim dua anggota suku Sherpa dengan membawa oksigen dan makanan. Namun, Abdul tidak bisa diselamatkan.
Pendaki asal Amerika Serikat yang tewas ialah, Puwei Liu, 55. Liu berhasil mencapai Hillary Step, salah satu trek pendakian di Gunung Everest.
Namun, kata Chhang, Liu mengalami kebutaan dan kelelahan akibat salju. Ia telah berhasil mencapai Camp 4.
Ini bukan kasus kematian pertama di Everest. Rata-rata lima pendaki meninggal per tahun di puncak gunung tertinggi di dunia itu.(Kp/Trotoar).
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.