Bupati Andi Utta Canangkan Program 1000 Rumpon

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 25 Mei 2021 14:48

Bupati Bulukumba, Andi Utta.
Bupati Bulukumba, Andi Utta.

TROTOAR, BULUKUMBA – Salah satu program unggulan yang menjadi janji Bupati Muchtar Ali Yusuf saat Pilkada yang lalu adalah program 1000 Rumpon.

Untuk memulai gerakan 1000 rumpon, Dinas Perikanan Bulukumba melaksanakan pencanangan program 1000 rumpon di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bontobahari, Selasa 25 Mei 2021.

Dalam pencanangan rumpon ini Bupati Muchtar Ali Yusuf menyerahkan 2 buah rumpon siap pasang kepada anggota KUBE Nelayan Dua Putra atas nama Nandir.

Dalam sambutannya Andi Utta sapaannya mengaku bahwa program 1000 rumpon ini adalah asli dari dirinya berdasarkan pengalaman usahanya selama ini yang bergerak di sektor perikanan kelautan.

“Kita memiliki garis pantai 128 kilometer. Untuk memaksimalkan hasil perikanan kita butuh rumpon, karena terumbu karang kita sedikit,” ungkapnya.

Menurutnya 1000 itu adalah jumlah yang masih sedikit jika dilihat dari panjang garis pantai. Namun paling tidak rumpon ini akan menjadi lokasi fishing ground (lokasi tangkapan) untuk ikan layang dan ikan tuna.

Jika nelayan memiliki rumpon, maka peluang mendapatkan ikan lebih banyak dibanding ketika hanya mengandalkan insting dalam mencari ikan di laut.

Rumpon yang menjadi Fishing Ground cenderung lebih pasti, karena ikan-ikan cenderung mencari benda-benda apung di tengah lautan untuk mencari makan.

Sehingga ke depan Bulukumba bisa menghasilkan ikan tuna dan ikan layang lebih besar dan bisa diekspor.

“Hitung-hitungannya 3 bulan pasca rumpon dipasang sudah bisa dipanen. Satu rumpon bisa menghasilkan seperdua ton ikan per dua minggu,” pungkasnya.

Dalam melaksanakan program ini, Bupati berlatar pengusaha ini meminta untuk mengantisipasi kerusakan rumpon dengan tidak memasang di  jalur kapal.

Salah seorang nelayan asal Kajang, Kamaruddin berharap program rumpon ini dapat dilaksanakan secara adil dan merata. Dan yang lebih penting bantuan alat rumponnya harus lengkap.

“Jangan hanya talinya saja dibantu. Tapi bantuan harus lengkap sehingga kita tidak mencari lagi dana untuk kebutuhan alat lainnya,” pintanya.

Dalam laporannya, Kadis Perikanan Alfian Mallihungan menyampaikan bahwa produksi perikanan tangkap tahun 2020 mencapai 53.860,1 ton yang menjadikan Kabupaten Bulukumba menjadi produser perikanan tangkap terbesar di Sulawesi Selatan. 

Nilai produksi Perikanan Tangkap pada tahun 2020 lanjutnya mencapai Rp. 1.346.273.000 

“Adapun jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung untuk perikanan tangkap ini mencapai 12.603 orang,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Andi Utta melakukan dialog untuk menyerap aspirasi para nelayan. (Adhy/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 16:00
Di Tamamaung, Hamzah Hamid Bahas Polemik SPMB SMA/SMK, Warga Keluhkan Sulitnya Masuk Sekolah Negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar Reses Masa Persidang...
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...