Terungkap NA Perintah Ajudan Ambil Uang Ke sejumlah Kontraktor

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 03 Juni 2021 18:50

Dengan Tangan terborgol, dan Mengenakan Baju Tahanan Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah Hadir di Gedung KPK Untuk menjalani Pemeriksaan Perdana Setelah di Tetapkan Sebagai Tersangka.
Dengan Tangan terborgol, dan Mengenakan Baju Tahanan Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah Hadir di Gedung KPK Untuk menjalani Pemeriksaan Perdana Setelah di Tetapkan Sebagai Tersangka.

Trotoar.id, Makassar — Satu persatu fakta yang membuktikan keterlibatan Nurdin Abdullah dalam kasus suap dan gratifikasi di beberkan dalam pengadilan Negeri tipikor Kota Makassar . 

Dalam sidang tersangka pemberi suap Agung Sucipto, Kamis 3 Juni 2021, mantan ajudan Nurdin Abdullah Syamsul yang hadir sebagai saksi membeberkan jika dirinya berulang kali diperintahkan NA mengambil uang titipan dari sejumlah kontraktor

Bahkan ada empat kontraktor yang menitipkan “Sedekah” Kepada ajudan Nurdin Abdullah untuk diserahkan kepada mantan Bupati Bantaeng tersebut. 

Baca Juga  KPK Tetapkan 2 Pejabat PT Waskita Karya Sebagai Tersangka

Keempat kontraktor tersebut adalah Robert, yang menitipkan “sedekah” Kepada Samsul di halaman belakang rumah jabatan usai Robert melakukan pertemuan dengan Nurdin Abdullah pada tahun 2020

Selanjutnya Nurdin Abdullah kembali memerintahkan Syamsul untuk mengambil uang dari Khaeruddin pada Januari 2021.

Syamsul kembali diperintahkan oleh tersangka Nurdin Abdullah untuk mengambil “sedekah” dari seorang kontraktor yang bernama Ferry Tanriady di Januari 2021

Baca Juga  KPK Tetapkan tersangka Bupati Labuhanbatu Utara dan Mantan Wabendum PPP Sebagai Tersangka

Tidak sampai disitu, Syamsul juga diperintahkan NA mengambil Titipan “Sedekah” di Haji Momo 

Semua hasil titipan “Sedekah” yang diambil dari kontraktor, selanjutnya diserahkan ke Nurdin Abdullah di Rumah jabatan, 

“Semua titipan yang saya ambil dari kontraktor saya serahkan ke Beliau (NA) di rumah jabatan,” Kata Syamsul dalam keterangannya di Pengadilan Tipikor Negeri Makassar 

Dari Robert dikatakan titipan disimpan dalam kardus coklat, dan disimpan di kamar tidur Nurdin Abdullah di rumah Jabatan. 

Baca Juga  Danny Pomanto Copot Muktar Tahir Dari Jabatnnya

Kemudian titipan dari Khaeruddin sebesar Rp1 Miliar disimpan di ruang kerja Nurdin Abdullah dirumah jabatan. 

Selanjutnya uang dari Ferry Tanriady yang juga di ditaruh dalam kardus cokelat juga disimpan di rumah jabatan, dan uang dari Haji Momo dalam Amplop diserahkan langsung ke NA Saat dirinya masuk kantor. 

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...