BPK Minta 85 Anggota DPRD Sulsel kembalikan Duit Rp100 Juta, Kopel Desak KPK Turun Tangan

Suriadi
Suriadi

Minggu, 06 Juni 2021 21:09

Gedung Kantor DPRD Sulsel.
Gedung Kantor DPRD Sulsel.

TROTOAR, MAKASSAR—Terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan pada anggaran Bantuan Sosial atau Bansos penanganan covid-19 yang disinyalir mengalir ke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.

Secara tegas, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia menyorot kekacauan pengelolaan keuangan di Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel (Nonaktif) Nurdin Abdullah.

Menurutnya, jika mengacu pada tugas dan tanggung jawab Anggota DPRD yang salah satunya sebagai lembaga yang mengawasi penggunaan anggaran.

“Mengalirnya dana dari Pemprov Sulsel ke Anggota DPRD adalah kekeliruan dan tidak sesuai dengan mekanisme penggunaan anggaran,” kata Peneliti Kopel Indonesia, Herman, Minggu, (6/6).

Sebab, kata dia, DPRD bukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mesti diberikan jatah dari Pemprov dalam hal penggunaan anggaran penanganan Covid-19. 

“Ini terbukti dengan adanya temuan BPK, yang meminta setiap anggota wajib mengembalikan Rp100 juta dari 85 anggota DPRD Sulsel,” terang Herman.

“Ini juga menjadi penyebab turunnya penilaian dari WTP menjadi WDP dari BPK kepada Pemprov Sulsel,” tambah Herman.

Sementara ini Kopel mendorong kepada Komisi Pemberantasan Anti Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti temuan tersebut, “Kita mendesak kepada KPK untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2020 lalu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ketika itu NA masih menjabar, dengan mengalihkan anggaran hingga Rp 500 miliar untuk penanganan pandemi virus korona atau Covid-19. Tahap pertama Rp250 miliar dicairkan hingga Juni 2020.

Dari dana tahap pertama itu, DPRD Sulsel mendapat jatah Rp15 miliar. Jika dirata-ratakan untuk 85 anggota Dewan, setiap orang mengelola Rp 176 juta. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
News27 Mei 2026 00:52
Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori madya atas keberhasilan mem...
News27 Mei 2026 00:49
Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan publik melalui peluncuran layanan d...
News27 Mei 2026 00:45
Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemeri...
News27 Mei 2026 00:42
Pemkab Barru Matangkan Pilkades 2026, Pemungutan Suara Dijadwalkan 25 Mei
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui rapat koordinasi bersama Fo...